Ketua GOW HSS Buka FGD Manajemen Organisasi

  • Bagikan
Ketua GOW buka FGD Manajemen Organisasi atau Pelatihan Pembinaan Organisasi GOW. (Foto: Diskominfo HSS/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Kandangan – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Misnawati Suriani, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Manajemen Organisasi atau Pelatihan Pembinaan Organisasi GOW Kabupaten HSS Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Wakil Bupati HSS, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026 yang difokuskan pada penguatan kapasitas organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta mempererat sinergi antarorganisasi wanita di Kabupaten HSS.

Pelatihan tersebut diikuti oleh anggota serta perwakilan organisasi wanita se-Kabupaten HSS. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kemampuan kelembagaan agar organisasi perempuan dapat lebih aktif, sehat, dan produktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga : Pemkab HSS Gelar Bimtek Antikorupsi untuk Pelaku Usaha

Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan, Hj. Misnawati Suriani menegaskan bahwa perkembangan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya nama atau banyaknya anggota, melainkan oleh kekompakan, kemampuan manajerial, komunikasi yang baik, serta semangat pengabdian.

“Organisasi akan tumbuh apabila di dalamnya ada kekompakan, kemampuan manajerial, komunikasi yang baik, serta semangat pengabdian dan kasih sayang. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini sangat penting agar pengurus dan anggota memiliki pemahaman tentang tata kelola organisasi yang sehat, aktif, dan produktif,” ujarnya.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam organisasi masing-masing. Mulai dari penyusunan program kerja yang terarah, penguatan kerja sama internal, peningkatan administrasi organisasi, hingga optimalisasi peran perempuan dalam pembangunan daerah dan masyarakat.

“Saya berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh, sehingga organisasi yang dipimpin semakin maju, terarah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga : HSS Perkuat Komitmen Kabupaten Antikorupsi, KPK Lakukan Exit Meeting dan Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan

Rangkaian kegiatan FGD diisi dengan diskusi kelompok yang membagi peserta ke dalam tiga kelompok. Dalam sesi tersebut, peserta diminta mengidentifikasi berbagai permasalahan organisasi yang kemudian dibahas bersama narasumber untuk merumuskan solusi yang tepat. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan materi terkait manajemen organisasi sebagai bekal dalam menjalankan roda organisasi secara efektif dan profesional.

Baca Juga  Sinergi Banggar dan TAPD HSS Bahas Perubahan, Langkah Strategis Dalam Menyempurnakan APBD 2025

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun organisasi wanita di Kabupaten HSS yang lebih solid, profesional, dan adaptif, serta semakin kuatnya sinergi antarorganisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *