Nusawarta.id, Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) secara resmi menghibahkan lahan seluas tiga hektare untuk pembangunan gedung baru Lapas Kelas II B Amuntai. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengatasi kelebihan kapasitas warga binaan di lapas yang saat ini sudah tidak lagi mampu menampung jumlah penghuni secara optimal.
Penyerahan hibah lahan tersebut ditandai dengan penandatanganan antara Bupati HSU Sahrujani dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Mulyadi. Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian Hari Bakti Kementerian Hukum dan HAM yang digelar di Banjarmasin, Rabu (tanggal).
Bupati HSU, Sahrujani, menjelaskan bahwa lahan yang dihibahkan diharapkan menjadi lokasi baru Lapas Amuntai yang lebih representatif.
“Lahan tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai lokasi baru pengganti Lapas Amuntai, mengingat kondisi lapas saat ini telah over kapasitas, serta posisinya yang berada di area yang diperuntukkan sebagai kawasan pendidikan,” ujarnya.
Menurut Sahrujani, pembangunan lapas baru ini bukan sekadar soal penambahan kapasitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, mendukung program pemerintah, dan berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045.
Baca Juga : Bupati HSU Raih Penghargaan Ditjen Pemasyarakatan Kalimantan Selatan
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Kalsel, Mulyadi, menegaskan bahwa hibah lahan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan.
“Hibah ini mencerminkan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih maju dan humanis,” kata Mulyadi.
Kepala Lapas Amuntai, Yosef Leonard Sihombing, menyambut positif langkah strategis ini. Menurutnya, hibah lahan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan layanan pemasyarakatan, khususnya di Kabupaten HSU.
“Kami sangat mengapresiasi Pemkab HSU atas dukungan nyata ini. Dengan adanya lahan baru, kapasitas dan kualitas layanan lapas dapat ditingkatkan, serta pembinaan warga binaan menjadi lebih efektif,” ujar Yosef.
Baca Juga : Pemkab HSU Perkuat Kamtibmas dan Wawasan Kebangsaan Lewat Sosialisasi Lintas Sektor
Lebih lanjut, Yosef menambahkan bahwa penandatanganan hibah lahan tiga hektare ini menjadi salah satu agenda monumental dalam peringatan Hari Bakti Kemenimipas yang pertama. Menurutnya, ini sekaligus menjadi semangat baru bagi kolaborasi dan penguatan institusi pemasyarakatan di Kalimantan Selatan.
Dengan hibah lahan ini, diharapkan Lapas Kelas II B Amuntai dapat menyiapkan fasilitas yang lebih memadai dan pembinaan yang lebih optimal, sekaligus menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara pemerintah daerah dan institusi pemasyarakatan untuk kesejahteraan masyarakat












