Pemkab HSU Tambah Tiga Unit Eskavator Amfibi untuk Perkuat Pengendalian Banjir dan Pengelolaan Lahan Rawa

  • Bagikan
Bupati HSU H Sahrujani saat melihat tiga koleksi eskavator jenis amfibi di workshop eskavator amfibi di Desa Danau Cermin, Kecamatan Amuntai Tengah. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat upaya pengendalian banjir dan pengelolaan lahan rawa. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tahun 2025 ini pemerintah daerah kembali mendatangkan tiga unit eskavator amfibi yang siap memperkuat armada alat berat di wilayah tersebut.

Kedatangan alat berat baru itu menjadi bagian dari strategi Pemkab HSU dalam menghadapi tantangan lingkungan, khususnya di daerah yang dikenal memiliki banyak rawa dan aliran sungai. Bupati HSU H. Sahrujani bersama Kepala Dinas PUPR Amos Silitonga bahkan meninjau langsung kesiapan tiga unit eskavator amfibi tersebut di workshop alat berat amfibi di Desa Danau Cermin, Kecamatan Amuntai Tengah.

Kepala Dinas PUPR HSU, Amos Silitonga, mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, pihaknya telah memiliki total tujuh unit eskavator amfibi dari berbagai merek produsen.

“Pada tahun 2023 kita mendatangkan satu unit, kemudian tahun 2024 sebanyak tiga unit, dan tahun 2025 ini kembali tiga unit. Dengan total tujuh unit yang ada saat ini, diharapkan kegiatan pengerukan sungai, pembukaan lahan rawa, serta penghancuran gulma susupan gunung dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Baca Juga : Diskop UMKM Perindag HSU dan Pemprov Kalsel Gelar Pasar Murah Jelang Natal dan Tahun Baru

Amos menjelaskan, penambahan alat berat ini tidak hanya berfokus pada upaya pengendalian banjir, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan lahan pertanian dan perikanan. Menurutnya, eskavator amfibi mampu beroperasi di atas permukaan air sehingga sangat efektif digunakan di wilayah HSU yang didominasi oleh lahan basah.

“Eskavator amfibi ini menjadi bagian penting dalam mendukung program Bupati H. Sahrujani dan Wakil Bupati Hero Setiawan untuk mewujudkan visi HSU Bangkit menuju kawasan Agrominapolitan. Dengan alat ini, kegiatan pengelolaan pertanian dan perikanan terintegrasi dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan,” jelas Amos.

Baca Juga  Diskoperindag HSU Gelar Pasar Murah Bersubsidi

Lebih lanjut, Amos menegaskan bahwa keberadaan alat berat berjenis amfibi sangat penting untuk mempercepat penanganan banjir di berbagai titik rawan. Setiap tahun, HSU menghadapi ancaman banjir akibat curah hujan tinggi dan pendangkalan sungai. Oleh karena itu, eskavator amfibi menjadi salah satu solusi utama untuk menjaga kapasitas tampung sungai dan rawa.

Sementara itu, warga Kota Amuntai, Ahmad, menyambut baik langkah pemerintah daerah menambah armada alat berat tersebut. Ia berharap keberadaan eskavator amfibi benar-benar dapat membantu mengurangi risiko banjir yang sering melanda kawasan permukiman saat musim hujan tiba.

Baca Juga : Pemkab HSU Luncurkan “Dampingi Aku Selamanya” untuk BUMDes

“Kami berharap alat berat ini bisa memaksimalkan pengendalian banjir. Pengerukan sedimentasi sungai dan rawa penting dilakukan agar berfungsi sebagai kantong air saat musim hujan dan menjadi cadangan air ketika musim kemarau,” tuturnya.

Dengan tambahan tiga unit eskavator amfibi pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten HSU menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem rawa, dan meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana banjir. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya besar pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan, demi terwujudnya HSU yang tangguh, produktif, dan sejahtera

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *