Nusawarta.id, Jakarta — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, penghargaan diraih melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten HSS yang sukses masuk dalam tiga besar terbaik nasional sebagai Simpul Jaringan Informasi Kearsipan Nasional Tahun 2025. Penghargaan ini diserahkan secara langsung kepada Bupati HSS pada kamis (26/6/2025) di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta.
Pencapaian ini tidak datang secara instan. Sejak tahun 2019, Pemkab HSS secara konsisten menjalankan penyelenggaraan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN). Keduanya merupakan platform digital kearsipan yang menghubungkan arsip dinamis dan arsip statis dari berbagai daerah, guna mewujudkan pelayanan informasi arsip yang cepat, tepat, transparan, dan dapat diakses oleh masyarakat secara luas.
Dalam perjalanannya, Pemkab HSS menunjukkan komitmen serius dengan menetapkan berbagai kebijakan dan langkah teknis. Di antaranya, alih media arsip berupa ribuan foto kegiatan pemerintahan yang kemudian diunggah ke dalam aplikasi SIKN. Hingga tahun 2023, tercatat sebanyak 12.760 arsip foto berhasil didigitalisasi dan diunggah. Selain itu, Pemkab HSS juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati tentang Pedoman Alih Media Arsip, melaksanakan sosialisasi kepada seluruh OPD, dan menetapkan SOP penyelenggaraan SIKN JIKN yang mendukung tata kelola kearsipan secara profesional.
Baca Juga Kafilah HSS Torehkan Prestasi Gemilang di MTQ Nasional XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan
Upaya tersebut membuahkan hasil nyata. Pada 9 Mei 2025, Dispersip HSS berhasil masuk sebagai nominator 15 besar Simpul Jaringan Kearsipan Terbaik Nasional. Kemudian, pada 16 Mei 2025, tim dari Dispersip mengikuti seleksi ketat berupa presentasi, wawancara, dan asesmen langsung oleh Tim Penilai dari Arsip Nasional Republik Indonesia. Puncaknya, pada 24 Juni 2025, HSS diumumkan sebagai salah satu dari tiga besar nasional dalam kategori ini, mengalahkan ratusan simpul jaringan dari seluruh Indonesia.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa arsip bukan sekadar dokumen masa lalu, melainkan aset penting yang menjadi tulang punggung tata kelola pemerintahan modern. Melalui SIKN dan JIKN, Pemkab HSS berhasil menghadirkan arsip sebagai sumber informasi yang terbuka, terorganisir, dan dapat digunakan oleh siapa saja, kapan saja.
Bupati HSS menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kerja keras semua pihak, terutama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, yang telah membawa nama daerah ke tingkat nasional. “Prestasi ini adalah hasil kerja kolektif, dan menjadi bukti bahwa ketika dikelola dengan serius, arsip bisa menjadi sumber daya strategis bagi kemajuan daerah,” ujarnya usai menerima penghargaan.
Dengan target minimal 1.000 arsip terunggah setiap tahun dan komitmen untuk menggelar pameran arsip virtual dua kali setahun, Pemkab HSS terus menunjukkan dedikasinya dalam mendukung transformasi digital di bidang kearsipan. Tak hanya memperkuat layanan publik, tetapi juga menjaga memori kolektif masyarakat secara sistematis dan profesional. (Aqli/Red).












