Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Lindungi Kesejahteraan Rakyat

  • Bagikan
Presiden Prabowo Subianto Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (8/2/2026). (Foto: Sekretariat Presiden/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memberantas segala bentuk korupsi, penipuan, dan manipulasi yang selama ini menyebabkan kebocoran kekayaan negara. Prabowo menilai praktik-praktik tersebut telah merugikan bangsa dan mengakibatkan banyak aset nasional hilang atau dibawa ke luar negeri.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026), yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

“Kita tidak boleh ragu-ragu dan saya dan pemerintah yang sebegini tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, segala bentuk penipuan, segala bentuk manipulasi, segala bentuk penggarongan atas kekayaan rakyat Indonesia. Saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur setapak pun,” tegas Prabowo di hadapan puluhan ribu warga NU.

Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan memiliki tekad yang sama dalam menghapus kemiskinan dari bumi Indonesia. Menurut Prabowo, dengan keberanian, keteguhan sikap, serta pengelolaan kekayaan nasional yang adil dan bertanggung jawab, kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat diwujudkan.

Baca Juga : NU Rayakan Harlah ke-100 dalam Suasana Kebersamaan Usai Dinamika Internal

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa tugas utama seorang presiden tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar rakyat, seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan.

Ia menegaskan komitmennya untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia dari berbagai ancaman, termasuk kemiskinan, kelaparan, keterbatasan layanan kesehatan, dan akses pendidikan.

“Komitmen ini adalah bagian dari sumpah jabatan yang saya ucapkan saat dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024,” ujar Prabowo.

Baca Juga  Presiden Prabowo Tinjau Kembali Penanganan Bencana Banjir di Aceh, Tegaskan Respons Cepat Pemerintah

Prabowo juga mengingatkan bahwa dalam Undang-Undang Dasar 1945 ditegaskan tujuan nasional pertama bangsa Indonesia, yakni melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Mandat konstitusi tersebut, menurutnya, harus dimaknai sebagai kewajiban negara untuk hadir dan melindungi rakyat dari segala bentuk ancaman, baik fisik maupun sosial-ekonomi.

Baca Juga : Harlah NU ke-102, Prabowo: Saya Punya Ketakutan, Takut Mengecewakan Rakyat!

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB dengan didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kedatangannya disambut antusias oleh ribuan nahdliyin yang telah memadati stadion sejak dini hari. Suasana khidmat berubah riuh namun tetap tertib ketika lantunan selawat Thola’al Badru ‘Alaina mengiringi kedatangan Presiden.

Prabowo tampak menyempatkan diri berjalan ke barisan depan untuk menyalami para peserta. Keakraban terlihat saat ia menyapa para ibu-ibu yang menyambutnya dengan lambaian tangan dan doa.

Mujahadah Kubro yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 ini merupakan puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan PWNU Jawa Timur. Acara tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 105 ribu jamaah dari berbagai daerah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *