Wabup HSU Buka Capacity Building Perkim LH, Tekankan Kebersamaan dan Inovasi ASN

  • Bagikan
Wakil Bupati Kabupaten HSU, Hero Setiawan (Iwan Alabio) buka Capacity Building bertema 'Dulu, Kini, dan Esok dalam Citra Kebersamaan' digelar Dinas Perkim LH HSU. (Foto:Pemkab HSU/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Banjarbaru – Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Hero Setiawan atau yang akrab disapa Iwan Alabio, secara resmi membuka kegiatan Capacity Building bertema “Dulu, Kini, dan Esok dalam Citra Kebersamaan”yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) HSU. Kegiatan tersebut berlangsung di Banjarbaru, Jumat (16/1/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati HSU menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di awal tahun. Ia menilai capacity building menjadi momentum penting untuk menyegarkan kembali semangat aparatur, baik secara spiritual maupun emosional, setelah rutinitas pekerjaan yang padat.

“Rasa jenuh dalam bekerja itu wajar dan pasti dirasakan oleh siapa saja. Namun melalui kegiatan seperti ini, kita berharap semangat kebersamaan dapat tumbuh kembali dan berdampak positif terhadap peningkatan kinerja,” ujarnya.

Hero Setiawan juga menyampaikan pesan dari Bupati HSU, H. Sahrujani, yang menekankan pentingnya kekompakan dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Menurutnya, keharmonisan di rumah akan sangat berpengaruh terhadap kinerja di tempat kerja.

“Mulailah kekompakan dari rumah. Ketika ada permasalahan di rumah, jangan dibawa ke pekerjaan. Saat mulai bekerja, tutuplah pintu masalah itu,” ucapnya menyampaikan pesan Bupati.

Baca Juga : Melinda Ayu Putri Ukir Prestasi Internasional, Wakil Bupati HSU Beri Apresiasi

Lebih lanjut dijelaskan, pada tahun pertama kepemimpinan pasangan SAJIWA, Pemerintah Kabupaten HSU memfokuskan diri pada sosialisasi visi dan misi daerah serta pendalaman berbagai isu strategis yang ada di HSU. Hal tersebut menjadi fondasi penting untuk menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan.

Dari sisi indikator pembangunan manusia, Hero Setiawan memaparkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) HSU saat ini berada di peringkat ke-12 se-Kalimantan Selatan. Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, di antaranya usia harapan hidup yang berada di kisaran 72 tahun, rata-rata lama sekolah 7,78 tahun atau setara kelas II SMP, serta harapan lama sekolah sekitar 13 tahun atau setara Diploma I.

Baca Juga  DPRD Hulu Sungai Utara Mulai Bahas APBD 2026, Fokus pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Berkelanjutan

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Pemerintah Daerah HSU akan mulai membangun sistem monitoring kinerja melalui aplikasi PENA SAJIWA. Sistem ini akan digunakan untuk memantau setiap sub-kegiatan secara rutin setiap minggu, sehingga pelaksanaan program dapat terkontrol dengan baik.

Selain itu, evaluasi kinerja juga akan diperkuat melalui rapat koordinasi dan evaluasi yang dilaksanakan setiap bulan. Dalam forum tersebut, sebanyak 15 dinas terkait diwajibkan menyampaikan pertanggungjawaban kinerja secara terbuka.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati HSU juga mengapresiasi berbagai inovasi yang telah lahir dari jajaran perangkat daerah, salah satunya inovasi “Jempol Beruang” yang berhasil menembus tingkat provinsi pada ajang Kalsel Innovation Awards.

Ia berharap Kabupaten HSU mampu terus bersaing dengan daerah lain dan mendorong lahirnya inovasi hingga tingkat nasional. Hero Setiawan mencontohkan prestasi Widya Dewi yang dinilai mampu menjadi motivasi bagi seluruh aparatur.

Selain itu, ia turut mengapresiasi langkah Bupati HSU saat bertemu dengan Menteri Pertanian, di mana potensi petani HSU yang mampu melakukan tanam hingga dua setengah kali dalam setahun disampaikan secara langsung. Hal tersebut dinilai berhasil menarik perhatian pemerintah pusat.

Baca Juga : Bupati HSU Salurkan Bantuan Logistik dan Tinjau Layanan Kesehatan Gratis di Wilayah Terdampak Banjir

Berkat kegigihan para penyuluh pertanian di Kecamatan Sungai Pandan, Widya Dewi selaku koordinator berhasil terpilih sebagai sembilan terbaik nasional dari sekitar 5.000 penyuluh pertanian se-Indonesia, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi daerah.

Menutup sambutannya, Hero Setiawan kembali menyampaikan pesan Bupati HSU agar seluruh aparatur tidak ragu menyampaikan ide dan menggali potensi diri. Seluruh inovasi yang lahir akan dimasukkan ke dalam sistem manajemen talenta dan dipantau secara detail.

“Apabila inovasi tersebut mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional, maka akan diberikan apresiasi berupa kenaikan pangkat luar biasa serta peluang peningkatan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) melebihi yang lain,” tegasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *