Nusawarta.id, Kandangan – Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mencatatkan capaian positif dalam pelaksanaan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS). Hal tersebut terungkap dalam rangkaian kegiatan Handover Program YESS yang digelar di Auditorium Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kabupaten Tangerang, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini diisi dengan pemaparan capaian pelaksanaan Program YESS di berbagai daerah intervensi di Indonesia, termasuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang menjadi salah satu wilayah pelaksana sejak tahun 2023. Selama kurang lebih 17 bulan berjalan, Program YESS di HSS dinilai berhasil mendorong tumbuhnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor perta
nian melalui pendekatan kewirausahaan.
Tercatat sebanyak 3.974 generasi milenial di Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah mengikuti berbagai pelatihan kewirausahaan, peningkatan kapasitas, serta pendampingan usaha di sektor pertanian. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses pembiayaan bagi peserta yang dinilai memiliki rencana usaha potensial.
Dari ribuan peserta tersebut, sebanyak 104 orang berhasil memperoleh hibah kompetitif dengan total nilai mencapai kurang lebih Rp2 miliar. Hibah ini menjadi stimulus penting dalam mendukung pengembangan usaha pertanian berbasis kewirausahaan muda, mulai dari usaha budidaya, pengolahan hasil pertanian, hingga sektor pendukung lainnya.
Atas capaian tersebut, Kementerian Pertanian Republik Indonesia secara resmi menyerahkan keberlanjutan Program YESS kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penyerahan program dilakukan sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah untuk melanjutkan, mengembangkan, dan memperluas dampak pemberdayaan pemuda di sektor pertanian.
Penyerahan keberlanjutan program tersebut diterima langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor, SE, S.Sos. Momentum ini sekaligus menandai berakhirnya pendampingan langsung dari pusat dan dimulainya peran pemerintah daerah secara penuh dalam memastikan keberlangsungan program. Kegiatan ini juga disaksikan oleh perwakilan dari daerah lain yang turut menjadi wilayah intervensi Program YESS.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Hulu Sungai Selatan turut menyaksikan penyerahan simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Brigade Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Total bantuan alsintan yang disalurkan mencapai 135 unit, terdiri dari berbagai jenis alat penunjang pertanian modern.
Rincian bantuan tersebut meliputi combine harvester sebanyak 22 unit, drone pertanian 4 unit, traktor roda empat 19 unit, traktor roda dua 23 unit, alat tanam (transplanter) 10 unit, rotavator/crawler 18 unit, handsprayer 22 unit, power thresher 10 unit, pompa air 16 unit, combine tambahan 5 unit, serta traktor roda dua tambahan sebanyak 3 unit.
Bantuan alsintan ini diserahkan kepada tiga Brigade Pangan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yakni Brigade Pangan Kayuh Baimbai, Brigade Pangan Tunas Harapan Bersama, dan Brigade Pangan Rawa Berkah. Penyerahan secara simbolis diwakili oleh perwakilan dari Brigade Pangan Kayuh Baimbai. Kehadiran alsintan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian, sekaligus mendukung percepatan program swasembada pangan di daerah.
Baca Juga : Pemkab HSS Matangkan Kesiapan Pelaksanaan Program Strategis Nasional
Usai rangkaian kegiatan, Bupati Hulu Sungai Selatan menyempatkan diri melakukan pertemuan dengan Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (PPSDMP) Kementerian Pertanian RI, Nurul Qomariyah, S.Sos., M.Si, beserta jajaran. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi serta membahas keberlanjutan sinergi program pemberdayaan sumber daya manusia pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Selatan ke depan.
Melalui keberlanjutan Program YESS dan dukungan sarana prasarana pertanian yang memadai, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan optimistis dapat terus mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.












