Pemkab Balangan Gandeng STIKes Panti Rapih, Buka Akses Beasiswa Kuliah bagi 1.000 Sarjana

  • Bagikan
Pemkab Balangan Menjalin kerja sama dengan STIKes Panti Rapih Yogyakarta. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Yogyakarta – Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan STIKes Panti Rapih Yogyakarta dalam pelaksanaan Program Beasiswa Unggul 1.000 Sarjana.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Balangan dan STIKes Panti Rapih yang berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, di Kampus STIKes Panti Rapih, Yogyakarta.

Melalui program tersebut, masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Balangan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada jenjang Diploma (D3) maupun Sarjana (S1) di STIKes Panti Rapih.

Program beasiswa ini tidak hanya menyasar lulusan SMA/SMK yang akan memulai pendidikan sebagai mahasiswa baru, tetapi juga memberikan peluang bagi mahasiswa aktif yang masih menjalani perkuliahan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga : Sekda Balangan: Aruh Karasmin Pahuluan Wadah Lestarikan Budaya Banjar di Muara Ninian

Rombongan Pemkab Balangan dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Nurhilaliyah, SKM., MM, bersama sejumlah pejabat daerah, yakni Alfonsa Agustina Eka Cahyani, S.Tr.I.P., Nova Damaiyanti, S.Sos., MM, Nazmah, S.Tr.S.I., Syahruji, S.E., dan Noor Ismaliana Fairisa, S.M.

Kehadiran jajaran Pemkab Balangan disambut oleh pimpinan STIKes Panti Rapih beserta jajaran yang menangani pengembangan kerja sama institusi.

Dalam kesepakatan tersebut, Pemkab Balangan akan menanggung biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa selama masa studi normal. Untuk mahasiswa Program Diploma, pembiayaan diberikan hingga enam semester, sedangkan mahasiswa Program Sarjana mendapatkan dukungan hingga delapan semester.

Penyaluran biaya pendidikan dilakukan langsung melalui rekening perguruan tinggi, sehingga mahasiswa penerima beasiswa dapat lebih berkonsentrasi dalam menjalani proses akademik tanpa terbebani persoalan biaya UKT.

Baca Juga  Akademisi UGM Kritik Rencana Penutupan Prodi Tak Relevan Industri: Pendidikan Tinggi Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Namun, sejumlah komponen biaya lain seperti Dana Pengembangan Pendidikan (DPP), biaya pembangunan gedung, serta pendidikan profesi tidak termasuk dalam cakupan program beasiswa tersebut.

Kepala Unit Pengembangan Kerja Sama Institusi STIKes Panti Rapih, Arimbi Karunia Estri, Ns., M.Kep., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Pemkab Balangan menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memperluas pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.

“Kami melihat program ini sebagai langkah strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Balangan, STIKes Panti Rapih siap mendukung lahirnya generasi tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta karakter pelayanan yang kuat,” ujar Arimbi.

Baca Juga : Pemkab Balangan Buka Festival Seni Modern II “ICHI NO FEST”, Dukung Kreativitas Generasi Muda

Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh putra-putri Balangan untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Kerja sama antara Pemkab Balangan dan STIKes Panti Rapih diharapkan menjadi awal dari kemitraan berkelanjutan dalam bidang pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan profesional.

Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul yang mampu mendukung kemajuan Kabupaten Balangan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *