Nusawarta.id, Balangan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Balangan di tingkat nasional. Didik Haryanto, Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, berhasil meraih peringkat pertama nasional pada ajang INAKI Award 2026 melalui Kompetisi Policy Brief Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Nasional Analis Kebijakan (INAKI).
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kapasitas Analis Kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang inovatif, berbasis bukti (evidence-based policy), dan memiliki implementasi yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kompetisi tersebut, Didik mengusung policy brief berjudul “Pemecahan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) untuk Optimalisasi Layanan Infrastruktur dan Permukiman di Kabupaten Balangan.”
Kajian tersebut menawarkan rekomendasi penataan kelembagaan melalui pemisahan perangkat daerah yang saat ini menangani urusan pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan rakyat, dan kawasan permukiman. Usulan itu disusun berdasarkan analisis terhadap beban kerja, cakupan urusan pemerintahan, kompleksitas tugas, serta kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Menurut Didik, penataan kelembagaan tersebut diharapkan mampu menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih fokus, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kualitas layanan di bidang perumahan dan kawasan permukiman.
Ia menjelaskan, sebelum berhasil menjadi juara nasional, naskah policy brief terlebih dahulu melalui proses pembahasan dalam kegiatan Bedah Policy Brief INAKI Edisi 2026 Part 9 yang digelar secara daring pada 20 Mei 2026. Pada kesempatan itu, naskah mendapat masukan dari Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Teguh Widjinarko.
“Masukan tersebut kemudian menjadi bahan penyempurnaan saya sebelum policy brief diikutsertakan dalam Kompetisi Policy Brief Nasional INAKI Award 2026. Selanjutnya naskah dinilai secara komprehensif oleh Tim Penilai INAKI bersama Tim Penilai Independen yang terdiri dari para pakar dan praktisi bidang analisis kebijakan,” ujar Didik.
Proses penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kualitas analisis permasalahan, kekuatan argumentasi, penggunaan data berbasis bukti, kebaruan gagasan, serta relevansi dan implementasi rekomendasi kebijakan.
“Alhamdulillah berdasarkan hasil penilaian tersebut, policy brief berhasil memperoleh nilai tertinggi dan ditetapkan sebagai peringkat 1 nasional pada ajang INAKI Award 2026,” katanya.
Didik menyampaikan penghargaan tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga hasil dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong penguatan kualitas analisis kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan.
Ia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi para Analis Kebijakan untuk terus meningkatkan kompetensi dalam menghasilkan policy brief yang berkualitas, berbasis data, dan mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah.
“Policy brief merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan yang efektif dan akuntabel. Saya berharap semakin banyak Analis Kebijakan yang aktif menghasilkan kajian dan rekomendasi kebijakan yang inovatif serta solutif,” pungkasnya.












