Nusawarta.id, JAKARTA – Pengurus HMI Cabang Jakarta Barat menyelenggarakan Rapat Pimpinan Komisariat (Rapimkom) & Rapat Kerja (Raker) Kepengurusan di Sekretariat Bersama (Sekber) HMI Jakarta Cilosari 17, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.
Acara ini dihadiri oleh Pengurus Komisariat se-Jakarta Barat, Pengurus HMI Cabang Jakarta Barat, Pengurus Badan Koordinasi (Badko) Kohati Jabodetabeka-Banten, dan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).
Badko Kohati Jabodetabeka-Banten diwakil oleh Ketua Umum Noralia Ulfa, Adapun PB HMI diwakili Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP) Abdul Hakim El dan Ketua Bidang Hubungan Internasional (HI) M. A. Riezqi Mustofa.
Selain itu, Rapimkom dan Raker juga dihadiri oleh MD KAHMI Jakarta Barat.
Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Barat M. Mansyuruddin AR menyampaikan, kader HMI Cabang Jakarta Barat harus memiliki karakter atau diferensiasi yang menjadi corak tersendiri di setiap aktivas organisasi dengan berlandaskan nilai-nilai intelektual, spiritual dan entrepreneur yang terangkum dalam slogan Manifesto Jakarta Barat Intelektual, Spiritual, Entrepreneur (Jakbarisen) .
“Arah baru gerakan HMI Cabang Jakarta Barat tidak hanya bicara aksi atau mobilisasi masaa, akan tetapi gerakan-gerakan lainnya seperti aksi sosial, budaya-pendidikan, dan ekonomi-politik yang relevan serta bermanfaat secara meluas untuk kader HMI Jakarta Barat dan masyarakat khususnya di Jakarta Barat,” ujar Mansyuruddin di Sekretariat Cilosari, Minggu (23/03/2025).
Noralia Ulfa mengatakan, HMI berperan besar dalam proses peningkatan kualitas diri, mulai dari mengasah mental, public speaking dan meningkatkan kualitas leadership.
“Saya jatuh hati dengan HMI karena tertarik dari sejarahnya. HMI adalah organisasi mahasiswa Islam pertama dan tertua di Indonesia yang memiliki komitmen keumatan dan kebangsaan,” kata Noralia Ulfa dalam sharing session.
Selanjutnya M. A. Riezqi Mustofa Kabid mengingatkan, kader HMI harus mempertahankan idealismenya dalam berproses di HMI, sehingga dalam aktivitasnya akan membawa gagasan-gagasan yang fundamental, esensial dan punya nilai kemaslahatan serta mampu memetakan peradaban.
“Romansa ber-HMI harus terus dilestarikan dengan mempertahankan nilai-nilai spritual dan keintelektualan dalam setiap ikhtiar yang kita lakukan dalam bentuk program-program kerja kepengurusan Cabang HMI Jakbar,” ujarnya Riezqi Mustofa.
Sementara itu, MD KAHMI Jakarta Barat menyampaikan apresiasi kepada para kader HMI Jakarta Barat yang mampu menyelenggarakan Rapimkom dan Raker di tengah padatnya agenda di bulan Ramadhan.
“Ini merupakan langkah awal dalam menjalankan tanggungjawabnya sebagai pengurus, saya berharap di kepengurusan kali ini teman-teman mampu menghasilkan program-program kerja yang tidak hanya mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas anggota HMI Cabang Jakarta Barat, akan tetapi harus punya nilai kebermanfaatan untuk masyarakat di Jakarta Barat” ucap Abu Bakar Maulana. (Mf/Red)












