Nusawarta.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran Karang Taruna sebagai motor penggerak perubahan di kalangan pemuda desa. Hal ini disampaikan Tito dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (23/11/2025), sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan desa di seluruh Indonesia.
“Saya mengamati sebagai Mendagri, pembina desa bersama-sama Kementerian Desa, memang sebetulnya di negara Indonesia ini yang selalu menjadi driving force, membuat perubahan itu adalah pemuda,” ujar Tito dalam keterangannya.
Menurutnya, pemuda memiliki energi dan kreativitas yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan dan membangkitkan inovasi di tingkat desa.
Tito menekankan bahwa keberadaan Karang Taruna sangat strategis untuk mengoptimalkan peran Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Selama ini, motor penggerak perubahan di desa lebih banyak didominasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
“Peran aktif pemuda melalui Karang Taruna sangat diperlukan agar pembangunan desa lebih merata dan dinamis,” tambah Tito Karnavian.
Dalam konteks pembangunan nasional, Mendagri menyoroti potensi besar generasi muda Indonesia. Negara ini tengah memasuki era bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan non-produktif. Kondisi ini, menurut Tito, menjadi peluang strategis untuk memajukan desa melalui program-program yang melibatkan pemuda.
“Apalagi tren di sejumlah negara menunjukkan peningkatan perpindahan penduduk dari desa ke kota. Program-program Bapak Presiden untuk memperkuat desa, termasuk Koperasi Desa Merah Putih, menjadi sangat penting untuk menahan perubahan demografi dan memperkuat ekonomi desa,” ujar Tito.
Mendagri berharap Karang Taruna dapat mendukung program-program pemerintah desa dan berkoordinasi aktif dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menyukseskan berbagai inisiatif tersebut. Selain itu, ia juga mendorong Karang Taruna untuk memperkuat tata kelola organisasinya, termasuk melalui penguatan aspek historis agar anggota lebih mencintai dan bangga menjadi bagian dari organisasi.
“Kami siap mendukung, saya siap mendukung dengan semua jajaran provinsi, kabupaten, kota,” kata Tito menutup keterangannya, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong peran pemuda di desa sebagai agen perubahan.












