AHY Dorong Penguatan Infrastruktur Tangguh Iklim, Konektivitas Kota Bogor Jadi Prioritas

  • Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim usai meninjau Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/2/2026). (Foto: Antara/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Bogor – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong penguatan infrastruktur dan konektivitas di Kota Bogor agar memiliki daya tahan tinggi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Dorongan tersebut disampaikan saat AHY berkunjung ke Balai Kota Bogor dan meninjau command center bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Jumat (27/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, AHY menegaskan pentingnya perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang adaptif terhadap risiko bencana, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat aktivitas tinggi. Menurut dia, Bogor memiliki posisi strategis sebagai kota penyangga Ibu Kota sekaligus destinasi wisata dan pusat aktivitas masyarakat, sehingga membutuhkan sistem infrastruktur yang semakin andal dan berkelanjutan.

“Saya tentu menaruh harapan kepada kota-kota yang memang memiliki nilai strategis, termasuk Bogor tentunya, agar infrastrukturnya juga semakin baik, semakin andal, dan punya daya tahan terhadap tantangan iklim dan cuaca ekstrem,” ujar AHY.

Ia menambahkan, seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya mobilitas warga, kebutuhan akan fasilitas publik dan konektivitas transportasi harus terus diperkuat. Menurutnya, sektor transportasi memegang peranan vital dalam mendukung pelayanan publik, kelancaran aktivitas ekonomi, serta efisiensi pergerakan orang dan barang.

Baca Juga : AHY Respons Konsep Gentengisasi Prabowo, Pemerintah Kawal Hunian Layak bagi Masyarakat

“Di sektor konektivitas, tentunya transportasi juga perlu terus kita perkuat agar pelayanan publik semakin baik, pertumbuhan ekonomi bisa terus kita kerjakan, dan kita kawal bersama,” kata AHY.

Lebih lanjut, AHY menilai pemantauan dan pengelolaan lalu lintas menjadi salah satu kunci kenyamanan kota. Ia mengapresiasi keberadaan command center Pemerintah Kota Bogor yang dinilai mampu membantu memastikan kelancaran lalu lintas sekaligus menjadi basis data dalam perencanaan dan perbaikan tata kota.

Baca Juga  Pemkab HSU Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang Dibuka Presiden Prabowo

Menurutnya, pembenahan tata ruang menjadi hal yang tak terpisahkan dari pembangunan infrastruktur. Penataan wilayah yang sesuai peruntukan dinilai penting untuk meminimalkan persoalan lingkungan yang dapat berujung pada risiko bencana.

“Dengan sistem itu, kita bisa melihat tata kota yang harus terus diperbaiki seperti apa. Kita ingin memastikan tata ruang sesuai peruntukannya dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan, termasuk potensi bencana,” ungkapnya.

Sementara itu, Dedie A. Rachim mengatakan pihaknya telah menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan Kota Bogor kepada pemerintah pusat. Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus mengawal penguatan infrastruktur, transportasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga : Menko AHY: RDMP Balikpapan Tonggak Transformasi Energi Nasional

“Kami telah menyampaikan beberapa poin penting terkait pembangunan Kota Bogor dan berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus mengawal penguatan infrastruktur serta pelayanan publik ke depan,” ujarnya.

Usai dari Balai Kota, AHY menghadiri penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada perwakilan dewan kemakmuran masjid (DKM) dari enam kecamatan di Kota Bogor di Masjid Al-Taqwa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Ramadan, sekaligus wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *