Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Melayani Seluruh Rakyat Tanpa Pandang Politik

  • Bagikan
Foto: Presiden Prabowo Subianto. (YouTube Setpres/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa memandang pilihan politik mereka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) sebelumnya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

“Intinya saya dipilih, sekarang saya akan bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia. Saya tidak akan tanya ini gubernurnya darimana, dulu milih calon nomor 1, nomor 2 atau nomor 3? Saya nggak akan tanya,” ujar Prabowo kepada peserta Rakornas.

Dalam kesempatan itu, Presiden mencontohkan Provinsi Sumatera Barat dan Aceh, wilayah yang mayoritas pemilihnya tidak memilihnya. Meski demikian, program-program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih tetap dijalankan di kedua provinsi tersebut.

Baca Juga : Presiden Prabowo Akan Evaluasi Satu Tahun Pemerintahan pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

“Buktinya, saya kalah di Sumatera Barat, tapi tetap MBG sampai ke Sumatera Barat. Tetap Koperasi Merah Putih. Tetap kita bangun, kita rehabilitasi Sumatera Barat. Saya juga kalah di Aceh, tapi tetap kita bangun Aceh habis-habisan. Tidak boleh ada permusuhan, tidak boleh ada sakit hati. Kalah menang biasa, karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” jelas Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa latar belakang politik kepala daerah tidak menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan program pemerintah. Bahkan dalam nada bercanda, ia menyebut dukungannya terhadap Bupati Lahat, Bursah Zanubi, meski sang bupati berasal dari partai berbeda.

“Kebetulan istrinya Gerindra, tapi saya nggak tanya dia partai mana. Tetap saya dukung beliau,” kata Prabowo disertai tawa peserta.

Namun, Prabowo menegaskan ada batasan dalam penegakan hukum dan disiplin partai. Ia menyebut bahwa jika kader Gerindra melakukan pelanggaran, pihaknya tetap akan menindak tegas.

Baca Juga  Rayakan HUT Ke-105 Gereja Zebaoth, Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Toleransi

Presiden juga menekankan bahwa persaingan politik merupakan bagian dari proses demokrasi. Setelah pemilihan selesai, semua pihak harus kembali bekerja untuk rakyat. Contohnya, Prabowo menyebut dukungannya terhadap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dari PDIP, agar pemerintahan di ibu kota tetap aman dan berjalan lancar.

Baca Juga : Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Lewat Investasi Besar di Sektor Pendidikan

“Pak Pram dari PDIP tapi tetap akan saya dukung sebagai Gubernur DKI. Tugas saya adalah seluruh rakyat Indonesia, termasuk rakyat DKI,” tegas Prabowo.

Pernyataan ini menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo akan fokus pada pelayanan publik dan pembangunan, tanpa memandang afiliasi politik maupun hasil kontestasi pilpres sebelumnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *