Wabup Suriani Dorong Penguatan Pencegahan Penyakit di HSS

  • Bagikan
Pemkab HSS Gelar Rakor Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular. (Foto: Diskominfo HSS/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mencegah dan mengendalikan penyakit menular maupun tidak menular.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular Kabupaten HSS Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, di Ballroom Calamus, Banjarmasin.

Kegiatan ditutup Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., Jumat (2/10/2026), yang hadir mewakili Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos.

Plt Kepala Dinas Kesehatan HSS Hj. Hanti Wahyuningsih mengatakan, rakor menjadi wadah memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti 128 peserta yang terdiri atas perangkat daerah terkait, Direktur RSUD, kepala puskesmas, jajaran TP PKK, camat, hingga penanggung jawab program kesehatan.

Baca Juga : Wabup HSS Pimpin Rakor, Pemkab Perkuat Tata Kelola Aset Daerah

Pembahasan mencakup penanganan HIV, Diabetes Melitus, serta sejumlah penyakit potensial lainnya dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Membacakan sambutan tertulis Bupati HSS, Suriani meminta hasil rakor tidak berhenti pada pembahasan, tetapi diterapkan melalui langkah nyata di lapangan.

“Saya berharap apa yang telah disampaikan dan didiskusikan selama kegiatan ini tidak berhenti sebagai pengetahuan semata. Lebih dari itu, hendaknya menjadi dasar bagi kita semua untuk memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan indeks kesehatan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujar Suriani.

Menurutnya, pengendalian penyakit menular tetap membutuhkan perhatian serius. Sementara itu, penyakit tidak menular seperti Diabetes Melitus dan Hipertensi perlu ditangani melalui upaya promotif, preventif, deteksi dini, serta penerapan pola hidup sehat.

“Pencegahan harus menjadi perhatian kita bersama. Masyarakat perlu terus didorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, mengenali faktor risiko, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” tegasnya.

Baca Juga : Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab HSS Serahkan Penghargaan Juara Umum KKBWKT

Pada kesempatan tersebut, Pemkab HSS juga memberikan penghargaan kepada sejumlah puskesmas dengan kinerja terbaik. Untuk kategori penanganan hipertensi terkendali terbaik, penghargaan diraih PKM Kandangan, PKM Telaga Langsat, dan PKM Nagara.

Baca Juga  Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, Bupati HSS Ajak PWRI Terus Beri Masukan

Kategori capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Diabetes Melitus terbaik diraih PKM Sungai Raya, PKM Kalumpang, dan PKM Malinau. Sementara kategori capaian penanganan HIV terbaik diraih PKM Simpur dan PKM Sungai Pinang.

Suriani mengapresiasi kerja keras tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terlebih HSS sebelumnya meraih Juara III kategori Daerah dengan Akses dan Layanan Kesehatan Terbaik tingkat Regional Kalimantan.

“Penghargaan tingkat regional ini merupakan bukti nyata atas kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh tenaga kesehatan serta pihak terkait di Hulu Sungai Selatan. Semoga prestasi ini menjadi pelecut semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *