Nusawarta.id, Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dalam menjalankan roda pemerintahan periode 2025-2030. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kalsel yang digelar pada Selasa (4/3/2025) siang, dengan agenda penyampaian pidato awal masa jabatan gubernur.
Ketua DPRD Kalsel, Dr. H. Supian HK, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif guna memastikan pembangunan daerah berjalan optimal.
“DPRD Kalsel akan terus mendukung program kerja pemerintah provinsi selama kebijakan yang diambil berorientasi pada kepentingan rakyat. Sinergi antara eksekutif dan legislatif adalah kunci dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujar Supian HK.
Dalam pidato pertamanya sebagai gubernur periode kedua, H. Muhidin mengungkapkan visi KALSEL BEKERJA (Kalimantan Selatan Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera menuju Gerbang Logistik Kalimantan). Ia menegaskan bahwa pencapaian pembangunan selama ini tidak terlepas dari peran DPRD Kalsel sebagai mitra strategis dalam menyusun kebijakan daerah.
Gubernur juga menekankan pentingnya keterbukaan dan kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam proses pembangunan serta meminta dukungan dari para ulama dan tokoh agama agar kebijakan yang diambil selalu berada di jalur yang benar.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kalsel menegaskan bahwa lembaganya siap menjadi mitra yang konstruktif bagi gubernur dan wakil gubernur. Ia berharap kerja sama antara DPRD dan pemerintah provinsi semakin solid dalam merancang kebijakan yang tepat guna dan tepat sasaran.
Dengan semangat sinergi, DPRD Kalsel berharap kepemimpinan H. Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Kalimantan Selatan dalam lima tahun ke depan. (Jau/Red)












