Nusawarta.id, Paringin – Fitri Murni Hidayatullah Terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada Konferensi Kerja dan Konferkab PWI Balangan 2025 yang digelar di Ar Raudah, Kecamatan Paringin, Sabtu (22/11/25). Acara tersebut berlangsung dengan sukses dan tertib, tidak hanya sebagai ajang pemilihan ketua baru, tetapi juga menegaskan komitmen organisasi terhadap kolaborasi panitia yang solid dan transparansi dalam setiap tahapan kegiatan.
Ketua Pelaksana, Hendry Rusadi, mengungkapkan bahwa keberhasilan acara ini tak lepas dari kerja keras 13 panitia yang terlibat, didukung penuh oleh berbagai pihak, termasuk Adaro, PT Balangan Coal, dan PDAM Balangan.
“Semua rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar berkat sinergi seluruh panitia dan dukungan dari sponsor. Tidak ada kendala berarti dari awal hingga akhir konferensi,” kata Hendry.
Salah satu momen krusial konferensi adalah pemilihan ketua PWI Balangan periode 2025–2028. Dua kandidat maju dalam kontestasi ini, yakni Fitri Murni Hidayatullah dan Zaki Mubarak. Dengan mekanisme pemungutan suara yang terbuka dan demokratis, dari total 17 pemilik hak suara, Fitri memperoleh 9 suara, Zaki 6 suara, satu suara dinyatakan tidak sah, dan satu anggota tidak hadir. Hasil ini menetapkan Fitri Murni Hidayatullah sebagai Ketua PWI Balangan periode 2025–2028.
Baca Juga : 40 KK Warga Desa Kapul Terima Bantuan Pangan dari DKPPP Kabupaten Balangan
Meski kalah, Zaki Mubarak memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja panitia. Ia menyoroti pentingnya kekompakan dan dedikasi panitia sejak pembentukan hingga keluarnya Surat Keputusan pelaksanaan konferensi.
“Kekompakan panitia menjadi kunci utama kelancaran seluruh agenda organisasi. Saya mengapresiasi kerja keras mereka,” ujar Zaki.
Ketua PWI Provinsi Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, hadir memberikan arahan strategis bagi pengurus baru. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan 10 program PWI, termasuk pelaksanaan Orientasi dan Kursus Keanggotaan (OKK) serta peningkatan kompetensi anggota melalui jenjang Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mulai dari kategori Muda hingga Utama.
Zainal juga mengingatkan pengurus baru untuk belajar dari pengalaman masa lalu.
“Yang baik dipertahankan, dan yang kurang baik ditinggalkan. Mari kita menata PWI ke depan tanpa lagi melihat ke belakang,” pesan Zainal, menekankan pentingnya inovasi dan profesionalisme dalam organisasi.
Dengan terpilihnya ketua baru, PWI Balangan diharapkan mampu memperkuat eksistensi organisasi, meningkatkan kapasitas wartawan lokal, serta terus mendorong praktik jurnalistik yang profesional, akuntabel, dan mendukung pembangunan daerah.












