Nusawarta.id, Balangan – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas III Non TPI Balangan, Kalimantan Selatan, menggelar serangkaian kegiatan sosial untuk memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi yang pertama kali diadakan di Kabupaten Balangan, sekaligus menunjukkan kepedulian Kanim Balangan terhadap masyarakat luas.
“Kanim Balangan tidak hanya fokus pada pelayanan administrasi, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial yang kuat melalui bakti sosial dan donor darah,” ujar Kepala Kanim Balangan, Muhammad Hariyadi, di Paringin, Rabu (19/11/2025).
Dalam kegiatan ini, Kanim Balangan menyerahkan bantuan paket sembako kepada Panti Asuhan Nurul Iman, yang berlokasi di Kalahiang. Aksi sosial tersebut diikuti dengan kegiatan donor darah yang digelar di RSUD Datu Kandang Haji Balangan. Menurut Hariyadi, kegiatan donor darah ini merupakan kontribusi nyata Kanim Balangan dalam membantu memperkuat stok darah di wilayah Kabupaten Balangan.
Selain kegiatan sosial, Hariyadi memaparkan bahwa peringatan Hari Bakti juga dimanfaatkan untuk meluncurkan inovasi layanan publik berupa Program Layanan Paspor Simpatik. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang sibuk bekerja sehingga sulit mengurus paspor pada hari kerja. Dalam program ini, Kanim Balangan membuka kuota khusus bagi 50 pemohon paspor pada hari libur.
“Para pemohon paspor tidak hanya mendapatkan pelayanan cepat dan nyaman, tetapi juga memperoleh fasilitas tambahan berupa cek kesehatan gratis di ruang layanan kantor,” ujar Hariyadi.
Ia menambahkan, program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memberikan perhatian ekstra terhadap kesehatan mereka saat mengurus dokumen perjalanan.
Kepala Kanim Balangan menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi berkelanjutan antara Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta komitmen instansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, adaptif, dan berintegritas.
“Seluruh kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk tidak hanya melayani, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Balangan,” tegas Hariyadi.
Salah satu pemohon paspor, Abdul, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
“Kami sangat merasa terbantu karena bisa mengurus paspor saat hari libur, ditambah fasilitas cek kesehatan gratis. Biasanya sulit mencari waktu pada hari kerja,” ujarnya.
Dengan kegiatan donor darah, pembagian sembako, dan layanan inovatif ini, Kanim Balangan menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya sekadar administrasi, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat setempat.












