Nusawarta.id, Amuntai – Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia dan Hari Menanam Pohon Indonesia, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Mayang Melani Hero Setiawan, memimpin kegiatan penanaman pohon di dua lokasi berbeda, yakni halaman SMAN 1 Danau Panggang dan Desa Pararain, Kecamatan Danau Panggang, pada Jumat (7/11/2025).
Kegiatan yang mengusung semangat “Hijaukan Bumi, Selamatkan Masa Depan” ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat. Turut hadir Camat Danau Panggang, Ketua KPH Balangan, Kepala SMAN 1 Danau Panggang, Kepala Desa Pararain, Ketua TP PKK Desa Pararain, para siswa sekolah, serta warga setempat yang antusias mengikuti kegiatan penghijauan tersebut.
Dalam kesempatan itu, berbagai jenis tanaman buah dan pohon peneduh ditanam di halaman sekolah dan sekitar permukiman warga. Jenis tanaman yang dipilih diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomis bagi masyarakat.
Ketua GOW HSU, Mayang Melani Hero Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan menanam pohon tidak sekadar seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian alam.
“Kegiatan ini memiliki nilai ekologis sekaligus edukatif bagi generasi muda. Melalui aksi nyata seperti ini, kita menanamkan rasa cinta terhadap alam dan tanggung jawab menjaga lingkungan. Semoga pohon yang kita tanam hari ini tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi penghijauan,” ujarnya.
Mayang Melani juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung gerakan menanam pohon. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di tingkat lokal.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Dengan bersama-sama menanam dan merawat pohon, kita turut menciptakan Hulu Sungai Utara yang lebih hijau, sejuk, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Danau Panggang mengapresiasi langkah GOW HSU yang aktif berperan dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Ia menilai kolaborasi lintas elemen seperti ini penting untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat menanam pohon tidak berhenti pada peringatan hari besar saja, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Pohon-pohon yang ditanam hari ini diharapkan kelak menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang, sebagai simbol kepedulian terhadap bumi dan kehidupan.












