Nusawarta.id, Hulu Sungai Selatan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang mandiri dan kreatif di bidang kewirausahaan. Hal ini diwujudkan melalui Pelatihan Wirausaha Muda Tahun 2025, yang resmi dibuka pada Senin (24/11/2025) di Aula Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten HSS. Mengusung tema “Wirausaha Muda Tangguh di Era Digitalisasi”, kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di HSS.
Suasana pelatihan terasa penuh antusiasme, di mana para peserta tampak semangat mengikuti rangkaian acara yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan mereka dalam mengembangkan usaha, khususnya di era digital yang kian pesat. Pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menyiapkan generasi muda yang siap bersaing dan mampu menciptakan peluang usaha baru.
Acara pembukaan dilakukan oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporapar HSS, Syakhril Anwar, S.Sos., M.AP., yang didampingi Kepala Bidang Pariwisata, Rony, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, Syakhril menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya pelatihan tersebut sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda.
“Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan pembukaan Pelatihan Wirausaha Muda Kabupaten HSS. Tujuannya untuk membangun kemandirian perekonomian masyarakat, mencetak wirausaha muda yang kreatif, edukatif, dan mampu beradaptasi di era digital,” ujar Syakhril.
Ia berharap pelatihan ini dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan, meningkatkan minat berusaha, serta mendorong terciptanya peluang usaha baru yang inovatif.
Pelatihan Wirausaha Muda 2025 berlangsung selama tiga hari, 24–26 November 2025, dengan rangkaian materi yang dirancang khusus untuk memperluas wawasan peserta. Materi pelatihan fokus pada peningkatan keterampilan praktis, penguasaan teknologi digital, strategi pemasaran modern, hingga manajemen usaha yang efektif. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga diarahkan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik usaha nyata.
Dengan adanya pelatihan ini, pemerintah Kabupaten HSS berharap lahirnya generasi wirausaha muda yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu bersaing di era digital, sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi lahirnya inovasi-inovasi bisnis baru yang kreatif, modern, dan berkelanjutan di HSS. (Syairi/Red).












