Nusawarta.id, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pengelola Perpustakaan Umum dan Khusus pada 26 hingga 27 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi misi prioritas Pemkab Tanbu 2025–2030 dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berkarakter.
Bupati Andi Rudi Latif melalui Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Ramadani, menyampaikan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam membangun literasi masyarakat, memperluas wawasan, dan mendukung pembangunan SDM yang unggul. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan menjadi langkah penting untuk mewujudkan perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran yang profesional dan inklusif.
Menurut Yulia, perpustakaan umum di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan memiliki fungsi vital dalam menyediakan akses informasi yang merata bagi masyarakat. Sedangkan perpustakaan khusus di instansi vertikal, termasuk rumah ibadah, memiliki kontribusi besar dalam mendukung profesionalisme serta pengembangan keilmuan di berbagai sektor.
Melalui bimtek ini, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan tentang manajemen koleksi, layanan perpustakaan, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan. Diharapkan para pengelola perpustakaan dapat mengoptimalkan peran institusinya untuk meningkatkan mutu literasi masyarakat.
Yulia juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan antusias, menjadikannya sebagai ajang berbagi pengalaman dan ide dalam membangun perpustakaan yang lebih baik. Ia berharap bimtek ini dapat memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kualitas perpustakaan di Tanah Bumbu.
Kegiatan Bimtek Pengelola Perpustakaan Umum dan Khusus ini dibagi menjadi dua hari. Pada 26 Mei 2025, peserta berasal dari desa-desa di Kecamatan Batulicin, Kusan Hilir, Sungai Loban, Angsana, Simpang Empat, dan Kusan Tengah, termasuk pengelola perpustakaan instansi vertikal dan rumah ibadah. Sedangkan pada 27 Mei 2025, peserta berasal dari Kecamatan Satui, Kuranji, Karang Bintang, Mantewe, Kusan Hulu, dan Teluk Kepayang.
Sebanyak 70 orang mengikuti kegiatan ini dengan menghadirkan narasumber dari Pustakawan Ahli Madya Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu Hj. Arbayah, SH, dan Abdillah, S.Sos. (Ma/Red)












