Pemkab HSS dan FKPP Lakukan Studi Tiru ke Ponpes Sidogiri, Gali Nilai-nilai Luhur serta Serap Inspirasi Pesantren Mandiri dan Berdaya

  • Bagikan
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda HSS, H. Zulkifli, S.Sos, M.AP, bersama rombongan Pemkab HSS dan FKPP saat berkunjung ke Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (2/7/2025). (Foto: Diskominfo Hss/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Pasuruan — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) bersama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten HSS melaksanakan kunjungan studi tiru ke Pondok Pesantren Sidogiri, Kecamatan Kraton, Pasuruan, Jawa Timur, pada Sabtu (2/7/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menggali nilai-nilai luhur pesantren dan menyerap inspirasi dari lembaga pendidikan Islam yang telah terbukti mandiri dan berdaya saing tinggi.

Rombongan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten HSS, H. Zulkifli, S.Sos, M.AP, mewakili Bupati HSS. Turut hadir pula Ketua MUI Kabupaten HSS Tuan Guru H. Muhammad Zailani, Ketua FKPP Ustadz Fakhmi, M.Pd, Gr, Ketua PCNU Ustadz M. Diny Mahdany, Kepala Bagian Kesra Setda H. Fajar Abdi, ST, serta para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten HSS.

Rombongan disambut hangat oleh Kepala Badan Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani (BP2SDI) Ponpes Sidogiri, Ustadz Syamsul Huda Mahfudz, yang menyampaikan penghormatan atas kunjungan tersebut. Ia berharap silaturahmi ini membawa keberkahan dan memperkuat misi bersama dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berilmu.

Baca Juga Pemkab Tanah Bumbu dan DPRD Lakukan Kaji Tiru ke BLUPPB Karawang untuk Tingkatkan Potensi Budidaya Nila Salin

Pondok Pesantren Sidogiri yang berdiri sejak 1745 dikenal sebagai salah satu pesantren tertua dan terbesar di Indonesia. Dengan jumlah santri putra yang mencapai lebih dari 12.000 orang, Ponpes Sidogiri menjadi contoh nyata pesantren yang tak hanya unggul dalam pendidikan keislaman, tetapi juga aktif dalam dakwah, kegiatan sosial, dan pengembangan ekonomi umat secara mandiri.

Dalam sambutan tertulis Bupati HSS yang dibacakan oleh H. Zulkifli, disampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kesungguhan Pemkab HSS dalam menimba ilmu dari sistem pengelolaan pesantren yang telah terbukti berhasil. Selain itu, kunjungan ini menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat pendidikan Islam di Kabupaten HSS melalui tata kelola yang profesional dan pendekatan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi pesantren.

Baca Juga  Didampingi Riki Sekjen Forum Alumni BEM, Ketum Bahlil Ziarah ke Makam Pendiri Ponpes Al Ashriyyah Nurul Iman Bogor 

Bupati HSS juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan lembaga pendidikan Islam dalam mencetak generasi muda yang cerdas, beriman, serta mampu menjadi pelopor kemandirian. Ia berharap lahirnya pesantren-pesantren unggul di HSS dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih bermartabat dan berdaya.

Mengusung semangat “Membangun Desa Menata Kota”, Pemkab HSS berharap bahwa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari Ponpes Sidogiri dapat menjadi inspirasi nyata dalam merancang program dan kebijakan yang lebih efektif untuk kemajuan pendidikan pesantren di daerah.

Kegiatan ini turut mempererat ukhuwah antara pemerintah dan kalangan pesantren sebagai mitra strategis dalam mewujudkan visi Hulu Sungai Selatan yang sejahtera, mandiri, agamis, mengayomi, dan berbasis teknologi (SEMANGAT). Rangkaian kunjungan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan prosesi tukar cenderahati sebagai simbol penguatan kerja sama dan persaudaraan, yang dilakukan langsung oleh H. Zulkifli dan Ustadz Syamsul Huda Mahfudz. (Aqli/Red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *