Nusawarta.id, Jakarta – DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta mulai memperkuat konsolidasi organisasi dan menyiapkan kader menghadapi Pemilu 2029. Langkah ini dilakukan setelah PPP gagal meloloskan wakilnya ke DPR RI pada Pemilu 2024.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) perdana di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pada 17–18 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti 150 kader dari jajaran DPW, DPC, hingga PAC se-DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu.
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Syaiful Rahmat Dasuki, mengatakan kegagalan pada Pemilu 2024 harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk membenahi partai.
“Cukup jadi catatan kita, 2024 PPP tertampar dari kursi Senayan,” ujar Syaiful, Minggu (18/10/2026).
Baca Juga : Pemkab Tanah Bumbu Siapkan Kredit Tanpa Bunga untuk 300 Pelaku Usaha Mikro
Ia mengajak seluruh kader bekerja bersama untuk mengembalikan perolehan kursi PPP di DPR RI maupun DPRD DKI Jakarta pada pemilu mendatang.
Sementara itu, Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta, Muhammad Hatta, mengatakan LKKD bertujuan meningkatkan kemampuan kader dalam mengelola organisasi serta memperkuat kerja partai hingga tingkat akar rumput.
“Tujuannya jelas: bagaimana mereka mengelola dan membesarkan partai. Target kita, 2029 PPP menang di Jakarta,” kata Hatta.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai tata kelola hukum partai, penyelesaian sengketa internal, penguatan ideologi, serta simulasi kerja tim untuk meningkatkan kekompakan kader.
Baca Juga : Bapanas Andalkan Stabilitas Harga Pangan untuk Jaga Inflasi 3,28 Persen
Setelah pelatihan, pengurus DPC dan PAC diharapkan melanjutkan konsolidasi hingga tingkat ranting. Kader juga diminta aktif hadir di tengah masyarakat dan membantu menjawab persoalan warga.
Hatta menegaskan, penguatan organisasi dan kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian dari upaya PPP DKI Jakarta dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.













Respon (1)