Presiden Prabowo Bentuk Komisi Reformasi Polri, Apresiasi Para Tokoh yang Kembali Mengabdi

  • Bagikan
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan ke para jajaran Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/11/2025). (Foto: Dok. BPMI Setpres/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan mendalam kepada para tokoh nasional yang bersedia memikul tanggung jawab baru sebagai anggota Komisi Reformasi Polri. Komisi ini dibentuk untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dengan tujuan memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum tersebut.

Dalam arahannya usai melantik para anggota komisi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025), Presiden Prabowo menekankan bahwa sebagian besar anggota komisi merupakan tokoh senior yang telah memasuki masa purnabakti. Ia menyatakan rasa terima kasih dan penghargaan atas kesediaan mereka kembali mengabdi di tengah masa pensiun yang seharusnya bisa dinikmati bersama keluarga.

“Saudara-saudara, saya ucapkan terima kasih bahwa saudara-saudara bersedia masih mengabdi, melaksanakan tugas negara dengan beban yang tidak ringan. Seluruh bangsa dan negara akan melihat saudara-saudara,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo menilai, kesediaan para tokoh tersebut untuk menerima tugas negara merupakan bentuk pengorbanan dan komitmen tinggi terhadap bangsa. Ia menuturkan, setelah berpuluh tahun mengabdi, para senior seharusnya dapat menikmati masa tenang di rumah, bercengkerama dengan cucu, atau menikmati hobi seperti berkebun. Namun, panggilan tugas dan tanggung jawab terhadap bangsa membuat mereka kembali maju ke garis depan.

Baca Juga : Yusril Dorong Penguatan Penyelesaian Sengketa Nonyudisial Berbasis Nilai Luhur Bangsa

“Sebagian dari Saudara-Saudara memang berhak untuk istirahat, ya kan? Seharusnya saudara boleh tinggal di rumah, momong cucu, berkebun dan sebagainya. Tapi saya panggil kembali untuk bekerja demi negara dan bangsa dan rakyat,” ucapnya penuh penekanan.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa amanah yang diemban Komisi Reformasi Polri bukanlah tugas ringan. Komisi ini diminta untuk melakukan kajian mendalam dan jujur terhadap seluruh aspek kelembagaan Polri, baik dari sisi kelembagaan, etika profesi, maupun tata kelola internal.

Baca Juga  Presiden Prabowo Pimpin Renungan Suci Hari Pahlawan, Kenang Keberanian Pejuang Surabaya 1945

“Saya berharap komisi ini akan mengkaji institusi Polri dengan segala kebaikan dan kekurangannya. Marilah kita memikirkan kepentingan bangsa dan negara. Kita jangan takut untuk melihat kekurangan,” kata Prabowo.

Pembentukan Komisi Reformasi Polri menjadi salah satu langkah awal pemerintahan Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor hukum dan keamanan nasional. Pemerintah menargetkan agar komisi ini mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat menjadi dasar kebijakan reformasi menyeluruh di tubuh Polri.

Baca Juga : Lahan Jusuf Kalla Diserobot, DPR Minta Mafia Tanah Diusut Tuntas

Dengan nada optimistis, Presiden Prabowo menutup arahannya dengan harapan agar semangat pengabdian dan integritas para anggota komisi menjadi inspirasi bagi seluruh aparat penegak hukum di Indonesia.

“Negara memanggil, dan saudara-saudara menjawab panggilan itu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberi kekuatan dalam menjalankan tugas besar ini,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *