Presiden Prabowo Subianto Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penguatan STEM dan Strategi Swasembada Energi serta Pangan

  • Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan para menteri Kabinet Merah Putih di Kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis. (Foto: Pers Sekretariat Presiden/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih pada Minggu sore, yang secara khusus membahas program pengembangan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing bangsa. Rapat ini berlangsung di kediaman pribadi Presiden yang terletak di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Rapat terbatas ini dihadiri oleh para pejabat penting di pemerintahan, di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Menteri Pendidikan Tinggi serta Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto.

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui rilis resmi menginformasikan bahwa fokus utama pembahasan adalah bagaimana mendorong percepatan pengembangan sumber daya manusia di bidang STEM serta pemanfaatan teknologi dalam mencapai swasembada energi dan pangan.

Baca Juga : Presiden Prabowo Minta Swasembada Pangan Dipercepat, Amran Sulaiman Targetkan Tercapai dalam Satu Tahun

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan tugas baru kepada Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di era teknologi maju.

“Mendikti Saintek diberi tugas oleh Bapak Presiden untuk menyiapkan sumber daya manusia terutama di bidang STEM,” ujar Prasetyo Hadi seusai rapat terbatas yang juga digelar di Ruang VVIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10).

Selain fokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, Presiden Prabowo juga menugaskan Kemendikti Saintek untuk melakukan penelitian dan pengembangan teknologi yang dapat mendorong Indonesia mencapai swasembada di sektor energi dan pangan.

Presiden mengarahkan agar teknologi yang dikembangkan berfokus pada bibit unggul dalam bidang pertanian serta pemanfaatan sumber daya alam, khususnya mineral dan turunannya.

Baca Juga : Mensesneg: Banyak Capaian Positif dalam Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

“Presiden memberikan tugas khusus agar penelitian diarahkan pada teknologi tentang bibit, kemudian teknologi di bidang mineral termasuk turunan-turunannya dari sumber daya alam mineral yang dimiliki Indonesia,” jelas Prasetyo Hadi.

Baca Juga  Edi Misero Ingatkan KOPDES Tak Bersaing dengan UMKM Desa

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya nasional melalui inovasi teknologi agar dapat mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat kemandirian bangsa. Pengembangan STEM diyakini menjadi kunci utama untuk memacu kemajuan teknologi dan inovasi yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan serta ketahanan nasional.

Para pakar dan pejabat terkait diharapkan dapat bekerja sama secara sinergis untuk mewujudkan program-program yang telah dirumuskan dalam rapat terbatas tersebut. Dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto, agenda penguatan STEM dan penelitian teknologi strategis diperkirakan akan menjadi prioritas pemerintah dalam beberapa tahun mendatang

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *