Nusawarta.id, Jakarta – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk mempererat hubungan dengan sejumlah tokoh nasional. Dalam suasana Lebaran yang penuh kehangatan, Teddy melakukan silaturahmi ke berbagai kediaman pejabat tinggi negara dan tokoh strategis.
Dalam keterangan resmi yang dipantau dari Jakarta, Selasa, Teddy menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi Idulfitri untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan antarpemimpin bangsa.
“Masih dalam suasana kemenangan, Alhamdulillah dapat ber silaturahmi Lebaran dan diterima khusus di kediaman sejumlah tokoh bangsa,” ujar Teddy.
Baca Juga : AS–Iran Memanas, Trump Klaim Kontrol Bersama Selat Hormuz dan Isyaratkan Perubahan Rezim
Sejumlah tokoh yang disambangi antara lain Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Panglima TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi, serta mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono. Pertemuan dilakukan dalam waktu dan lokasi yang berbeda, dengan suasana penuh keakraban.
Dalam sejumlah foto yang diunggah, terlihat Teddy turut menikmati jamuan Lebaran bersama para tokoh tersebut. Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar para pemimpin bangsa senantiasa diberikan kesehatan serta perlindungan dalam menjalankan tugas.
“Semoga beliau-beliau senantiasa diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin Yaa Robbal Alamin, mohon maaf lahir dan batin,” tambahnya.
Selain agenda silaturahmi dalam negeri, Teddy juga mengungkapkan aktivitas Presiden RI Prabowo Subianto yang melakukan komunikasi langsung dengan sejumlah pemimpin negara sahabat dalam rangka Idulfitri. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari diplomasi personal untuk mempererat hubungan bilateral, khususnya dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah dan dunia Islam.
Beberapa pemimpin dunia yang dihubungi Presiden Prabowo antara lain Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman, serta Raja Yordania Abdullah II.
Rangkaian aktivitas ini mencerminkan upaya pemerintah dalam menjaga harmoni nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional melalui pendekatan kultural dan diplomasi Idulfitri. Di tengah dinamika global, komunikasi yang hangat dan personal dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kepercayaan antarnegara.












