Nusawarta.id, Martapura – Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menunjukkan prestasi gemilang pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXXVI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025. Di bawah kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif, kontingen Tanah Bumbu sukses meraih peringkat ketiga, sebuah peningkatan signifikan dari posisi ketujuh pada penyelenggaraan sebelumnya.
Pengumuman resmi hasil MTQN ke-XXXVI yang berlangsung di Kabupaten Banjar ini disampaikan pada malam penutupan, Kamis (26/6/2025). Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam membina generasi Qurani serta meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di daerah.
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, dan pembina yang telah bekerja keras untuk mengharumkan nama daerah. “Kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Ini adalah hasil kerja sama semua pihak yang telah berjuang bersama,” ujarnya.
Lebih jauh, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa prestasi kali ini menjadi motivasi untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri lebih matang demi meraih juara umum pada MTQN Nasional XXXVII mendatang. “Target kami ke depan adalah menjadi juara umum. Semoga pencapaian ini dapat memacu semangat seluruh elemen untuk terus berprestasi,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pembinaan Al-Qur’an dan keagamaan agar tercipta masyarakat yang religius dan generasi Qurani berkualitas.
Berikut peringkat MTQN ke-XXXVI Kalsel 2025:
- Kabupaten Banjar – nilai 298
- Kota Banjarmasin – nilai 225
- Kabupaten Tanah Bumbu – nilai 122
- Kabupaten Barito Kuala – nilai 121
- Kabupaten Balangan – nilai 99
- Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) – nilai 94
- Kota Banjarbaru – nilai 91
- Kabupaten Tabalong – nilai 82
- Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) – nilai 64
- Kabupaten Tanah Laut – nilai 37
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) – nilai 36
- Kabupaten Kotabaru – nilai 35
- Kabupaten Tapin – nilai 34
Capaian Tanah Bumbu ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kualitas generasi muda melalui pengembangan seni baca Al-Qur’an. (Ma/Red).












