Nusawarta.id, Kandangan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Tim Penggerak (TP) PKK terus mendorong penguatan ketahanan keluarga di tengah tantangan perkembangan teknologi digital. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pembinaan program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) yang digelar di Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Pokja I TP PKK HSS, Hj. Misnawati Suriani, dengan melibatkan Camat Kandangan, Ketua TP PKK Kecamatan, serta kader desa yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program di masyarakat.
Pembinaan difokuskan pada penertiban administrasi program serta peningkatan kapasitas kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola asuh anak dan remaja di era digital. Langkah ini dinilai penting agar para orang tua mampu menghadapi perubahan pola interaksi sosial dan penggunaan teknologi yang semakin masif di kalangan generasi muda.
Baca Juga : Pemkab HSS Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tekan Kemiskinan dan Risiko Pembangunan
Hj. Misnawati Suriani menegaskan bahwa program PAAREDI tidak boleh berhenti sebatas kegiatan seremonial atau slogan semata. Menurutnya, implementasi program harus dilakukan secara konsisten agar benar-benar memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter anak dan remaja.
“Pola asuh yang tepat menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang berkarakter, berakhlak, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak,” ujarnya di sela kegiatan pembinaan.
Ia juga menekankan pentingnya peran kader PKK sebagai agen perubahan di lingkungan masyarakat. Kader diharapkan mampu menjadi sumber informasi sekaligus pendamping bagi keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk pengaruh negatif media digital.
Dalam kegiatan tersebut, para kader turut menampilkan inovasi kreatif berupa vlog edukatif tentang pencegahan pernikahan usia dini. Pendekatan berbasis digital ini mendapat apresiasi karena dinilai lebih efektif menjangkau kalangan remaja dengan metode komunikasi yang dekat dengan keseharian mereka.
Melalui media vlog, pesan-pesan edukasi disampaikan secara ringan namun tetap informatif, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya pendidikan, kesehatan reproduksi, serta kesiapan mental sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Baca Juga : Dekranasda HSS Dorong Kerajinan Bambu Loksado Tembus Pasar Nasional dan Ekspor
TP PKK HSS berharap pembinaan PAAREDI dapat terus memperkuat kualitas keluarga di daerah, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju keluarga yang tangguh, cerdas, dan berkualitas.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen TP PKK HSS dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Bumi Rakat Mufakat, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan siap menghadapi tantangan era digital.












