Viva Yoga Bangga: Coklat Oleh-Oleh dari Kawasan Transmigrasi Polewali Mandar Go International

  • Bagikan

Nusawarta.id – Jakarta. Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengungkapkan kebanggaannya terhadap produk lokal bernama Coklat Oleh-Oleh dari kawasan transmigrasi di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Diproduksi oleh UMKM lokal Macoa (Mandar Cocoa), coklat ini hadir dengan berbagai rasa unik seperti kurma dan mente, termasuk varian dengan nama menarik seperti Coklat Obat Hati.

“Ini produk asli dari kawasan transmigrasi. Rasa dan kemasannya tak kalah dengan coklat di minimarket,” ujar Viva Yoga saat ditemui di Jakarta, 15/ 2024.

Produk unggulan ini berasal dari Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, wilayah yang telah lama menjadi pusat transmigrasi sejak masa kolonial Belanda hingga era pemerintahan Sukarno dan Suharto. Para transmigran di sana memanfaatkan potensi alam dengan menanam pohon kakao, mengolah hasil panen, dan memproduksi coklat berkualitas tinggi.

Viva Yoga menekankan pentingnya mendukung dan mengembangkan produk ini agar dapat menembus pasar internasional. “Camilan ini sangat cocok untuk bingkisan, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru. Apalagi sekarang sudah bisa dipesan secara online,” tambahnya.

Pengembangan industri coklat di kawasan transmigrasi juga sejalan dengan rencana besar Kementerian Transmigrasi yang dipimpin Menteri Iftitah Sulaiman. Menurut Viva Yoga, iklim tropis Indonesia sangat mendukung budidaya kakao yang berasal dari Amerika Selatan.

Lebih dari sekadar produk, coklat dari kawasan transmigrasi ini menjadi simbol sukses para transmigran yang berkontribusi pada kemajuan Sulawesi Barat. “Dari desa kecil, lalu berkembang menjadi kabupaten, hingga akhirnya Sulawesi Barat menjadi provinsi sendiri. Sekarang, wilayah tersebut telah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang strategis,” ujar Viva Yoga.

Keberhasilan ini, lanjutnya, membuktikan bahwa transmigrasi bukan sekadar program perpindahan penduduk, tetapi juga solusi pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal. “Produk ini adalah bukti nyata dari kerja keras para transmigran yang menjadikan Polewali Mandar sebagai salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia,” tutup Viva Yoga dengan penuh optimisme. (San/Red)

Baca Juga  Isu Jokowi Mau 'Obok-obok' Internal Partai Lewat Kudeta Sekjend, PDIP Tak Bantah Itu

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *