DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Kaltara di Makassar

  • Bagikan
Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia (tengah) menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta. (Foto: Dokumentasi Fraksi PKS)

Nusawarta.id, Makassar — Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku kekerasan seksual terhadap seorang perempuan asal Kalimantan Utara berinisial MA (21) yang diduga disekap dan diperkosa selama tiga hari di kawasan Jalan Metro, Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan.

“Saya mengutuk keras perbuatan pelaku. Kami mendesak semoga cepat ditangkap oleh kepolisian dan mendapat hukuman seberat-beratnya dari pengadilan,” kata Meity dalam keterangannya yang diterima di Makassar, Sabtu.

Politisi daerah pemilihan Sulawesi Selatan itu mengaku prihatin dan terpukul setelah mengikuti perkembangan kasus melalui pemberitaan media massa dan media sosial. Sebagai perempuan, ia menyampaikan simpati mendalam kepada korban yang kini tengah menjalani pemulihan trauma.

Meity menegaskan, sebagai anggota Komisi XIII DPR RI yang bermitra dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, dirinya memberi perhatian khusus terhadap penanganan kasus tersebut agar berjalan profesional dan berpihak pada korban.

“Insyaallah saya tetap komunikasikan dengan lembaga terkait, termasuk LPSK. Saya berharap korban tetap tegar dan dapat melalui masa sulit ini dengan kuat,” ujarnya.

Selain mendorong pengusutan tuntas, Meity juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan daring berkedok lowongan pekerjaan yang banyak beredar di media sosial. Menurut dia, perkembangan teknologi dan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap informasi digital membuat modus kejahatan semacam ini semakin berkembang dan terorganisasi.

Baca Juga : MPR Desak Langkah Masif Tangani Darurat Judol pada Anak

Ia meminta masyarakat melakukan verifikasi mendalam terhadap setiap tawaran pekerjaan yang diterima secara daring. Meity juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi dengan kerabat atau pihak yang memahami keamanan digital apabila menemukan informasi mencurigakan.

“Biasakan mencari lowongan kerja melalui kanal resmi organisasi, perusahaan maupun instansi pemerintah,” katanya.

Baca Juga  Mendagri Ungkap Total Anggaran PSU Pilkada 2024 Senilai Rp.719 Miliar

Meity turut meminta pemerintah memperkuat program literasi digital dan edukasi media sosial guna mencegah semakin banyak korban penipuan daring, khususnya yang menyasar perempuan dan pencari kerja muda.

Sementara itu, Zainal Arifin Paliwang juga memberikan perhatian terhadap kasus tersebut. Ia diketahui telah menemui korban di salah satu asrama mahasiswa Kalimantan Utara di Makassar untuk memberikan dukungan moral serta memastikan korban memperoleh pendampingan psikologis dan hukum.

“Alhamdulillah sempat ketemu dan memberinya semangat supaya traumanya tidak berlarut-larut. Saya sampaikan kepada ketua mahasiswa Kaltara untuk bekerja sama dengan LPSK supaya korban mendapat pendampingan, termasuk dari pihak kepolisian,” ujar Zainal.

Mantan Wakapolda Kalimantan Utara itu juga telah bertemu dengan Djuhandhani Rahardjo Puro guna membahas percepatan penanganan perkara dan upaya penangkapan pelaku.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara turut menyiapkan bantuan hukum bagi korban dengan menyediakan pengacara untuk mendampingi proses hukum. Selain itu, orang tua korban juga difasilitasi datang ke Makassar.

Baca Juga : Abdullah: Restorative Justice Kasus Perundungan Harus Utamakan Pemulihan Korban

Korban MA diketahui merupakan penerima beasiswa Pemerintah Kalimantan Utara yang tengah menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar. Karena membutuhkan biaya tambahan, korban mencari pekerjaan sampingan melalui media sosial. Namun, ia diduga menjadi korban penipuan lowongan kerja pengasuh bayi yang diunggah pelaku berinisial FR.

Dalam peristiwa tersebut, korban diduga disekap selama tiga hari dan mengalami kekerasan seksual. Korban akhirnya berhasil diselamatkan oleh pemilik rumah kontrakan tempat pelaku menyekapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *