Nusawarta.id, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, mengajak masyarakat menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Halong, Kecamatan Halong, Minggu.
Akhmad Fauzi mengatakan, Maulid Nabi tidak sekadar menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada beliau melalui penerapan keteladanan dalam kehidupan.
“Peringatan ini menjadi sarana menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan,” kata Akhmad Fauzi.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan peringatan, tetapi harus tercermin dalam hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, maupun lingkungan.
Baca Juga : DBH Balangan Kurang Bayar Rp760 Miliar, Pemkab Siapkan Pinjaman Rp600 Miliar
Ia menyebut kegiatan Maulid telah menjadi bagian dari tradisi keagamaan masyarakat Balangan. Pemkab Balangan, kata dia, terus mengapresiasi kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang turut menjaga tradisi positif di tengah masyarakat.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Akhmad Fauzi mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, menggunakan masker saat bepergian, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api baru.
Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar untuk mencegah karhutla meluas.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Halong, H. Muhammad Arif, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga : BPBD Balangan Gandeng PLN Perkuat Keamanan Listrik Saat Bencana
Dalam tausiyahnya, KH. Munawwar Ghazali mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan agar peringatan Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan memahami dan mengamalkan ajaran Nabi.
Selain akhlak, KH. Munawwar Ghazali juga mengingatkan pentingnya ilmu dalam menjalankan kehidupan dan ibadah. Menurutnya, ilmu akan memberikan manfaat lebih besar apabila dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.












