Nusawarta.id, Magelang – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama para kepala daerah se-Indonesia menghadiri pemaparan strategis dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, dalam rangkaian Magelang Retreat 2025. Dalam sesi tersebut, Luhut menyoroti berbagai tantangan ekonomi nasional serta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Menurut Luhut, DEN memiliki peran krusial sebagai penasihat Presiden dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang adaptif terhadap perubahan global. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, serta inovasi harus menjadi prioritas untuk memperkuat daya saing ekonomi Indonesia.
“Masalah utama kita selama ini adalah kurangnya perencanaan yang matang dan ketidaksinkronan kebijakan antara pusat dan daerah. Oleh karena itu, saya mendorong kepala daerah untuk lebih aktif berkolaborasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) guna memastikan transparansi dan efisiensi anggaran,” ujar Luhut.
Senada dengan Luhut, Dirjen Perimbangan Keuangan, Luky Alfirman, juga memberikan paparan mengenai strategi optimalisasi perimbangan keuangan antara pusat dan daerah. Ia menekankan bahwa distribusi anggaran yang tepat akan mendorong kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi antardaerah.
Dirjen Luky juga menyoroti pentingnya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai langkah utama dalam memperkuat kemandirian fiskal. Selain itu, pengelolaan anggaran yang lebih efisien dinilai dapat membantu daerah dalam mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pusat.
Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Andi Rudi Latif menyatakan apresiasinya terhadap strategi pengelolaan keuangan yang dipaparkan. Menurutnya, arahan dari Ketua DEN dan Kementerian Keuangan menjadi pedoman penting dalam meningkatkan efisiensi tata kelola keuangan di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Alhamdulillah, banyak ilmu yang kami serap di penghujung retreat kali ini. Insyaallah, segala hal yang menyangkut kepentingan masyarakat akan kami prioritaskan sesuai dengan visi dan misi Tanah Bumbu menuju daerah yang Maju, Makmur, dan Beradab,” ungkap Bupati Bang Arul.
Dengan adanya sinergi yang lebih kuat antara pusat dan daerah, diharapkan kebijakan ekonomi dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (Ma/Red)












