Nusawarta.id, Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Standar Satuan Harga (SSH) sekaligus Penginputan aplikasi PENA SAJIWA di Aula Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten HSU, Kamis (22/1/2026).
Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan, yang hadir mewakili Bupati HSU H. Sahrujani. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Sub Bagian Program dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSU.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Bupati Hero Setiawan, Bupati HSU H. Sahrujani menegaskan bahwa rakor ini memiliki peran yang sangat penting dalam rangka mendukung proses perencanaan dan penganggaran daerah.
Menurutnya, Standar Satuan Harga merupakan komponen utama yang menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (RKA-SKPD) hingga penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Baca Juga : Bupati HSU Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat Bersama Kementerian PU
Hero Setiawan menekankan bahwa penyusunan SSH harus dilakukan secara cermat dengan berpedoman pada kondisi serta harga pasar yang aktual. Selain itu, penyusunan tersebut juga perlu memperhatikan karakteristik wilayah Kabupaten HSU serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dan efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah.
“SSH merupakan bagian yang sangat penting dan strategis dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Hero.
Lebih lanjut, Hero Setiawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten HSU terus berupaya mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan pembangunan dan keuangan daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penerapan aplikasi PENA SAJIWA.
PENA SAJIWA merupakan aplikasi berbasis website yang berfungsi sebagai sarana monitoring realisasi program dan kegiatan seluruh SKPD. Melalui aplikasi ini, pimpinan daerah dapat memantau secara langsung perkembangan pelaksanaan kegiatan, sehingga proses pengambilan kebijakan dapat dilakukan dengan lebih cepat, tepat, dan berbasis data yang akurat.
Agar penerapan aplikasi tersebut berjalan optimal, Hero meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk memastikan proses penginputan data ke dalam PENA SAJIWA dilakukan secara tepat waktu dan akurat. Ia juga mengingatkan pentingnya menugaskan operator yang kompeten serta bertanggung jawab dalam pengelolaan aplikasi tersebut.
“Kami berharap melalui rakor ini dapat terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam penyusunan SSH serta optimalisasi penggunaan PENA SAJIWA, sehingga perencanaan dan pelaksanaan anggaran di Kabupaten HSU dapat berjalan lebih tertib, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Inspektorat Kabupaten HSU Fakrudin, Kepala BPKAD HSU Mucktar Kusumaatmaja, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten HSU, bersama para pejabat terkait lainnya.












