DPRD Tanah Bumbu Dukung Pelestarian Budaya Lewat Pesona Maritim Mapanre’ritasi’e

  • Bagikan
DPRD Tanah Bumbu hadiri pembukaan Pesona Budaya Maritim “Mapanre’ritasi’e”. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Tanah Bumbu – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya daerah dengan menghadiri pembukaan Pesona Budaya Maritim “Mapanre’ritasi’e” yang digelar di Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan budaya tahunan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pembukaan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu.

Pesona Budaya Maritim Mapanre’ritasi’e menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu. Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah menggelar sejumlah kegiatan lainnya, termasuk agenda inovasi daerah yang dilaksanakan pada awal bulan April 2026.

Baca Juga : Reses di Kupang Berkah Jaya, Ketua DPRD Tanah Bumbu Tampung Aspirasi Infrastruktur Warga

Kegiatan yang berlangsung selama 12 hingga 26 April 2026 itu menghadirkan berbagai atraksi budaya khas Bugis yang sarat dengan nilai tradisi dan kearifan lokal masyarakat pesisir. Tradisi Mapanre’ritasi’e sendiri dikenal sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat nelayan atas hasil laut yang diberikan Allah SWT.

Selain memiliki nilai religius dan budaya, tradisi tersebut juga menjadi simbol kuat identitas masyarakat pesisir di Tanah Bumbu yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam pelaksanaannya, festival budaya ini turut menampilkan beragam kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat lokal. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah pun diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

DPRD Tanah Bumbu menilai kegiatan budaya seperti Mapanre’ritasi’e memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Baca Juga  DPRD Tanah Bumbu Bahas Pencabutan Perda Perubahan Status Kelurahan Batulicin

Kehadiran jajaran DPRD pada pembukaan acara tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor budaya dan pariwisata secara berkelanjutan.

Baca Juga : DPRD Tanah Bumbu Bahas Pencabutan Perda Perubahan Status Kelurahan Batulicin

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, dan masyarakat, tradisi budaya yang menjadi warisan leluhur diharapkan tetap lestari di tengah perkembangan zaman serta mampu menjadi daya tarik wisata unggulan Kabupaten Tanah Bumbu di tingkat regional maupun nasional.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *