Nusawarta.id, Balangan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan membuka ruang konsultasi dan dialog langsung dengan masyarakat serta pelaku usaha melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Aula Disperindag, Kecamatan Paringin Selatan, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus alat ukur untuk memetakan kebutuhan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik yang selama ini diberikan Disperindag Balangan.
Sekretaris Disperindag Kabupaten Balangan, Arni, mengatakan forum tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Tujuan kegiatan ini adalah menjaring aspirasi dan masukan masyarakat sebagai dasar perbaikan pelayanan, mendorong akuntabilitas melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan terukur, serta meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan guna mewujudkan pelayanan yang prima,” ujarnya.
Baca Juga : Mahasiswa Trisakti Tunggu Realisasi Komitmen Pemerintah Usai Audiensi dengan DPR
Menurut Arni, sebagian besar layanan Disperindag bersentuhan langsung dengan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Karena itu, pihaknya terus memperkuat berbagai program guna mendorong pertumbuhan dan kemandirian pelaku usaha lokal.
Ia menegaskan, melalui berbagai layanan yang tersedia, Disperindag berupaya membantu UMKM agar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Balangan.
Dalam forum tersebut, sejumlah pelaku usaha turut menyampaikan masukan terkait peningkatan layanan publik. Perwakilan Industri Kecil Menengah (IKM) Juragan Mandai Kalimantan, Abdul Hadi, mengapresiasi kinerja Disperindag Balangan, namun berharap informasi mengenai program pemerintah dapat disampaikan secara lebih terbuka dan mudah diakses.
“Harapan kami ke depan pelayanan publik terus ditingkatkan sehingga pelaku usaha lebih memahami berbagai program yang tersedia, termasuk bantuan dalam perpanjangan sertifikasi halal maupun perizinan usaha,” katanya.
Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan, Disperindag Balangan menyatakan komitmennya untuk menjadikan seluruh aspirasi masyarakat dan pelaku usaha sebagai bahan evaluasi berkelanjutan.
Baca Juga : Dinas PUPR Kalsel Kebut Pembangunan Jalan Lampihong–Paringin, Progres Capai 63,31 Persen
Melalui forum konsultasi tersebut, pemerintah daerah berharap terbangun komunikasi dua arah yang efektif antara penyelenggara layanan dan masyarakat, sehingga kualitas pelayanan publik dapat terus ditingkatkan sesuai kebutuhan dan harapan para pelaku usaha maupun warga Balangan.












