Nusawarta.id, Jakarta – Sebanyak 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2026.
Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemkab HSS terhadap penguatan sistem pertahanan negara sekaligus membangun aparatur yang disiplin, tangguh, dan memiliki semangat kebangsaan.
Komitmen tersebut ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., yang mewakili Bupati HSS H. Syafrudin Noor dalam upacara pembukaan Latsarmil Komcad ASN di Lapangan Lambung Mangkurat Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Senin (2/11/2026).
Baca Juga : Pemkab HSS Gelar Apel Gabungan, Peringati HKN ke-62
Upacara pembukaan dipimpin Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Letjen TNI Totok Imam Santoso, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra.
Program Latsarmil Komcad menjadi salah satu upaya membentuk ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga mempunyai karakter kuat, kedisiplinan, ketahanan mental, serta kesadaran terhadap pentingnya bela negara.
Selama mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan pembinaan dasar kemiliteran untuk menanamkan nilai nasionalisme, patriotisme, tanggung jawab, dan semangat persatuan.
Bagi Pemkab HSS, keikutsertaan 25 ASN tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pertahanan negara melalui keterlibatan unsur aparatur pemerintahan.
Selain memperkuat wawasan kebangsaan, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan ketahanan mental ASN dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga : Bupati HSS Dorong Cek Kesehatan Gratis, Tekankan Deteksi Dini Penyakit
Pemkab HSS berharap pengalaman yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari, sehingga melahirkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian tinggi.
Semangat bela negara, menurut komitmen pemerintah daerah, tidak hanya diwujudkan melalui pelatihan militer, tetapi juga melalui pelaksanaan tugas sebagai ASN dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.












