Nusawarta.id, Jakarta – Posisi kontingen Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara SEA Games 2025 kian tak tergoyahkan. Sepanjang pertandingan hari Minggu (14/12), Skuad Merah Putih tampil impresif dengan membukukan tambahan 12 medali emas, 10 perak, dan 13 perunggu dari berbagai cabang olahraga.
Tambahan medali yang signifikan tersebut membuat Indonesia kini mengoleksi total 43 emas, 56 perak, dan 53 perunggu, atau keseluruhan 152 medali. Raihan ini sekaligus memperlebar jarak dengan pesaing terdekat, Vietnam. Jika pada hari sebelumnya selisih kedua negara hanya terpaut satu medali emas, kini Indonesia unggul cukup jauh dengan selisih sembilan emas. Vietnam harus puas berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 34 emas.
Cabang olahraga atletik menjadi salah satu penyumbang emas terbesar bagi Indonesia. Sejarah baru tercipta lewat penampilan Odekta Elvina Naibaho di nomor maraton putri. Atlet andalan jarak jauh Indonesia tersebut sukses mencetak hattrick medali emas maraton SEA Games, sebuah pencapaian langka yang semakin menegaskan dominasinya di kawasan Asia Tenggara.
Dominasi Indonesia di nomor maraton semakin lengkap setelah Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di sektor putra. Keberhasilan Robi mengawinkan gelar maraton putra dan putri menjadikan nomor ini milik Indonesia sepenuhnya. Kejayaan atletik Merah Putih dilengkapi oleh Hendro Yap yang kembali menunjukkan supremasinya di nomor jalan cepat. Ia sukses meraih emas dan mempertahankan reputasi sebagai “Raja Jalan Cepat” Asia Tenggara.
Baca Juga : Presiden Prabowo Minta Skema Bonus Atlet SEA Games 2025 Ditinjau Ulang
Dari arena bulu tangkis, Indonesia kembali menunjukkan kedalaman kekuatannya. Final tunggal putra menghadirkan duel sesama atlet Indonesia dalam laga All Indonesian Final. Alwi Farhan keluar sebagai juara dan berhak atas medali emas setelah menundukkan rekan senegaranya, Moh. Zaki Ubaidillah. Sementara itu, emas lainnya dari cabang bulu tangkis dipersembahkan pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil solid hingga partai puncak.
Momen emosional mewarnai pertandingan wushu. Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis. Pada penampilan terakhirnya di ajang multievent Asia Tenggara tersebut, Edgar sukses mempersembahkan medali emas dari nomor Taolu gabungan (Changquan, Daoshu, dan Gunshu), sekaligus menjadi kado perpisahan yang berkesan bagi dirinya dan kontingen Indonesia.
Pundi-pundi emas Indonesia pada hari tersebut juga bertambah melalui kemenangan tim balap sepeda di nomor Road Race Team Time Trial serta tim menembak yang meraih emas pada nomor Air Pistol 10 meter Beregu Putra. Capaian ini menegaskan konsistensi Indonesia dalam bersaing di berbagai cabang olahraga, baik individu maupun beregu.
Meski tampil gemilang dan semakin kokoh di peringkat kedua, Indonesia masih harus mengakui keperkasaan tuan rumah Thailand. Negeri Gajah Putih tetap bertengger di puncak klasemen sementara dengan raihan 132 emas, 78 perak, dan 47 perunggu, atau total 257 medali. SEA Games 2025 pun masih menyisakan persaingan sengit, dengan Indonesia terus berupaya menjaga momentum demi mengamankan posisi terbaik hingga akhir kompetisi.












