Nusawarta.id, Kandangan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H/2026 Masehi dengan penuh khidmat di Pendopo Bupati HSS, Senin siang (19/01/2026). Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta meneguhkan komitmen aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pelayanan publik di Bumi Rakat Mufakat.
Peringatan Isra Mi’raj tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor, SE, S.Sos bersama Wakil Bupati H. Suriani, S.Sos, M.AP. Turut mendampingi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari Kapolres HSS, Dandim 1003/HSS, Ketua Pengadilan Negeri Kandangan, serta Kepala Kejaksaan Negeri HSS. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP.
Dari jajaran perempuan, tampak hadir Ketua TP-PKK Kabupaten HSS Hj. Tata Syafrudin Noor yang didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) HSS Hj. Misnawati Suriani, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) HSS Hj. Elyani Yustika M. Noor. Kegiatan ini juga diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon III, hingga para Camat se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan secara merdu oleh qari terbaik Kabupaten HSS, Ahmad Kamaruddin, yang menambah suasana religius dan kekhusyukan seluruh jamaah yang hadir.
Baca Juga : Apel Kesadaran Januari 2026, Bupati HSS Tegaskan Penguatan Disiplin dan Kinerja ASN
Dalam sambutannya, Bupati H. Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan peringatan Isra Mi’raj dengan baik dan tertib. Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj tidak hanya sebatas seremoni tahunan, melainkan sarat dengan pesan keimanan dan ketaatan yang harus direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Isra Mi’raj adalah peristiwa agung yang menjadi tonggak diwajibkannya shalat. Shalat merupakan pondasi utama bagi langkah hidup seorang muslim. Melalui peringatan ini, mari kita evaluasi bersama, apakah shalat yang kita laksanakan sudah benar-benar bermakna dalam kehidupan, atau masih sebatas rutinitas tanpa penghayatan,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh PNS dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSS untuk menjadikan nilai-nilai shalat sebagai landasan dalam bekerja, membina keluarga, serta berinteraksi di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab yang tercermin dalam shalat hendaknya tercermin pula dalam kinerja dan pelayanan publik.
Tak lupa, Bupati juga menaruh perhatian besar pada pembinaan generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menanamkan nilai akhlak mulia, sopan santun, serta kepedulian sosial kepada generasi penerus sebagai bekal membangun masa depan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang lebih baik.
Puncak kegiatan diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Guru Muhammad Yunus, S.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengupas secara mendalam latar belakang peristiwa Isra Mi’raj, mulai dari perjalanan Rasulullah SAW hingga berbagai hikmah besar yang dapat diambil dan diamalkan oleh umat Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam aspek ibadah maupun muamalah.
Meskipun dilaksanakan secara sederhana dan penuh protokol kesantunan, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan kualitas keimanan ASN, kinerja pelayanan publik, serta memperkuat keharmonisan sosial di tengah masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Usai kegiatan peringatan Isra Mi’raj tahun 1447 H/2026 Masehi, acara dilanjutkan dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Bupati HSS bersama jajaran Pemerintah Kabupaten HSS memberikan kejutan sederhana berupa nasi tumpeng untuk memperingati ulang tahun ke-45 Kapolres HSS, AKBP Awaluddin Syam, S.IK, MH, yang baru beberapa hari bertugas di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Momen tersebut menjadi simbol sinergitas dan kekompakan antar unsur pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.












