Nusawarta.id, Kandangan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan Program Rumah Sejahtera (PRS). Sebanyak 121 keluarga penerima manfaat (KPM) dari 11 kecamatan menerima bantuan secara simbolis dalam kegiatan yang digelar di Aula Mal Pelayanan Publik, Rabu (25/6/2025). Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati H. Suriani bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Program PRS merupakan langkah konkret untuk membantu masyarakat miskin dan prasejahtera mendapatkan hunian yang layak. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok pembangunan rumah seperti bahan bangunan, perbaikan sanitasi, biaya upah tukang, hingga konsumsi untuk kegiatan gotong royong. Tahun ini, nominal bantuan ditingkatkan signifikan dari sebelumnya Rp17,5 juta menjadi Rp25 juta per keluarga penerima, dengan total anggaran mencapai Rp3,025 miliar.
Baca Juga Pemda Mubar Akhirnya Bayar Lunas Kontraktor Puskesmas Bero
Sebaran penerima bantuan tersebar merata di berbagai kecamatan, yakni Sungai Raya (16 KPM), Daha Selatan dan Daha Utara (masing-masing 14 KPM), Simpur (13 KPM), Padang Batung (12 KPM), Kandangan (10 KPM), Angkinang, Kalumpang, dan Daha Barat (masing-masing 9 KPM), Telaga Langsat (8 KPM), serta Loksado (7 KPM).

Dalam sambutannya, Wabup H. Suriani menegaskan pentingnya pengelolaan bantuan secara tepat sasaran dan akuntabel. Ia meminta kepala desa dan pendamping program turut aktif dalam pengawasan pelaksanaan di lapangan agar bantuan benar-benar memberikan dampak positif bagi keluarga penerima.
“Rumah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat di mana tumbuh semangat hidup, kesehatan, dan pendidikan bagi anggota keluarga. Bantuan ini harus menjadi langkah awal perubahan yang nyata,” ujar Suriani.
Wabup juga menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program, sembari mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras mulai dari tahap verifikasi hingga teknis pelaksanaan. Ia berharap PRS tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi membuka jalan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (Aqli/Red).












