Nusawarta.id, Banjarmasin — Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Kalimantan Selatan yang berlangsung di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, pada Kamis (6/3/2025). Acara ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Selatan untuk memperkuat akses layanan keuangan di daerah serta meningkatkan peran TPAKD dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Rakorda ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, serta Kepala OJK Kalimantan Selatan, Agus Maiyo. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan guna mempercepat implementasi program keuangan inklusif.
“Peran TPAKD sangat strategis dalam membuka akses layanan keuangan formal bagi masyarakat. Dengan adanya kerja sama yang erat, kita bisa memastikan pertumbuhan ekonomi daerah berjalan lebih merata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala OJK Kalimantan Selatan mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih oleh TPAKD selama tahun 2024. Ia menyoroti keberhasilan sejumlah program yang mendorong peningkatan literasi keuangan di berbagai sektor.
“Komitmen kuat dari seluruh pihak telah membuahkan hasil positif. Sinergi yang terus kita bangun akan menjadi fondasi penting bagi penguatan ekosistem keuangan yang inklusif,” kata Agus Maiyo.
Sekda HSS, dalam wawancara terpisah, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja TPAKD Kabupaten HSS yang dinilai telah berjalan dengan baik. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, termasuk melalui dorongan investasi pasar modal di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kami akan terus mendorong inisiatif yang dapat meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat, termasuk program investasi yang lebih luas bagi ASN di Kabupaten HSS,” ungkapnya.
Rakorda TPAKD se-Kalsel 2025 ini berlangsung selama dua hari, dari 6 hingga 7 Maret 2025. Acara ditutup dengan pengukuhan serentak delapan TPAKD Kabupaten/Kota yang belum dikukuhkan, termasuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Banjar, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tanah Bumbu, Barito Kuala, dan Kota Banjarbaru. (Syairi/Red)












