Nusawarta.id, Jakarta – Persatuan Mahasiswa Kalimantan Selatan (PMKS) Jakarta menggelar talk show dan buka puasa bersama dengan tema “Menguatkan Kebersamaan, Menyongsong Masa Depan” pada Selasa (18/3/2025). Acara ini menghadirkan dua tokoh inspiratif, Dr. DRs. Yakob MK, M.Si, dan Kolonel (Purn.) Efendi Ritonga, yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Banjarmasin periode 1985–1989.
Dalam diskusi tersebut, kedua tokoh menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membangun Kalimantan Selatan. Dr. Yakob menyoroti bahwa mahasiswa harus menjadi motor penggerak inovasi dan edukasi di daerahnya, sementara Kolonel (Purn.) Efendi Ritonga berbagi pengalaman kepemimpinan serta tantangan dalam membangun daerah.
Dr. Yakob mengingatkan bahwa mahasiswa tidak hanya harus berorientasi pada kesuksesan pribadi, tetapi juga pada kontribusi bagi daerah asal mereka.
“Mahasiswa memiliki potensi besar untuk membawa perubahan. Dengan ilmu dan kreativitas yang dimiliki, mereka bisa menjadi penggerak dalam sektor ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya,” ujar Dr. Yakob.
Sementara itu, Kolonel (Purn.) Efendi Ritonga menekankan bahwa keberhasilan suatu daerah sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, termasuk generasi muda. Ia berbagi pengalamannya saat memimpin Banjarmasin dan menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Saat saya menjabat sebagai Wali Kota, saya melihat betapa pentingnya inovasi dan kerja sama dari berbagai pihak. Mahasiswa harus berani mengambil peran dalam membangun daerahnya,” kata Efendi Ritonga.
Talk show ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan mereka terkait pengembangan Kalimantan Selatan. Beberapa ide yang muncul mencakup optimalisasi sektor pariwisata, digitalisasi UMKM, serta peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Ketua PMKS Jakarta, Ahmad Maulana Ihsan SBR, menegaskan bahwa acara ini adalah bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kampung halaman mereka.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa setelah menyelesaikan pendidikan, kita tidak hanya mencari karier di kota besar, tetapi juga kembali dan membangun daerah sendiri,” ujarnya.
Setelah sesi diskusi, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, yang menjadi momen kebersamaan bagi mahasiswa dan para pembicara.
Talk show dan buka puasa bersama ini menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam kemajuan Kalimantan Selatan. Dengan pengalaman dan wawasan yang dibagikan oleh Dr. Yakob serta Kolonel (Purn.) Efendi Ritonga, diharapkan para mahasiswa semakin termotivasi untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
PMKS Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan forum diskusi inspiratif sebagai langkah konkret dalam mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap masa depan Kalimantan Selatan. (Faza/Red)












