Nusawarta.id, Muna Barat – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Pemkab Mubar) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Mubar di Lapangan Sepak Bola Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat pada Rabu (23/7/2025).
Upacara dipimpin langsung Bupati Mubar La Ode Darwin. Sementara perwira dan komandan upacara masing-masing dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia, Ali Mochtar Jaya dan Kasatpol PP Muna Barat.
Bupati Darwin dalam sambutannya mengatakan bahwa sejak pembentukan Kabupaten Muna Barat pada 2014 silam berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2014 sebagai daerah otonom baru, melalui momentum HUT ke-11, Mubar dapat makin bersaing dengan daerah-daerah lainnya.
“Saya, atas nama Pemerintah Kabupaten Muna Barat, mengucapkan selamat HUT ke-11 Mubar. Semoga di usia ke-11 ini, Muna Barat semakin maju dan menjadi Liwu Mokesa, serta mampu sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tenggara,” kata Bupati Darwin.
Sebagai daerah yang berusia muda dengan berbagai tantangan, Bupati Darwin bersama Wakil Bupati Ali Basa optimis dan berkomitmen akan membawa daerah menjadi daerah yang tangguh dengan kualitas hidup masyarakat yang memadai.
Bentuk komitmen perubahan itu hasilnya dapat dilihat dari infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian daerah.
Baca juga: BPN Muna Barat Terima 2 Penghargaan Terbaik se-Sultra
Kendati demikian, ia menyadari Mubar masih perlu untuk terus melakukan peningkatan pelayanan dan pembenahan terutama berkaitan dengan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Tidak lupa Bupati Darwin memaparkan sejumlah capaian strategis dan kebijakan penting yang telah dilakukan pemerintah daerah, diantaranya penataan sarana dan prasarana pelayanan dasar pada sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, sosial, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Kemudian penguatan konektivitas perhubungan dan ekonomi antarwilayah melalui pembukaan rute Feri Tondasi–Torobulu.
Selanjutnya Pemda Mubar juga mendorong ketahanan pangan melalui peningkatan produksi pertanian dan perkebunan seperti padi dan jagung, pengembangan sektor perikanan, termasuk peningkatan nilai tambah produk unggulan seperti rajungan, udang, dan hasil laut lainnya.
Tidak lupa promosi pariwisata dan kerajinan daerah, seperti hasil tenun melalui HUT Dekranasda di Kalimantan Timur, dan pemasangan fasilitas listrik rumah tangga di wilayah kepulauan dan pesisir Mubar, serta dan pembangunan jalan daerah melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) oleh Kementerian PUPR.
“Melalui kebijakan dan capaian tersebut, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan, saling menguatkan, dan bersinergi menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan,” tegasnya.
Sebagai informasi, dalam upacara HUT ke-11 Mubar ini, turut dihadir Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala, perwakilan Pemprov Sultra, Bupati Muna dan Bupati Koltim, Jajaran Ketua dan anggota DPRD Mubar, istri ex-Bupati Mubar, Sekda Mubar, pimpinan Forkopimda, pimpinan OPD dan camat, kepala desa serta lurah, serta tamu undangan lainnya.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan tradisi haroa (Muna) yang berarti “sapu” atau “membersihkan” dipimpin oleh tokoh agama dan tokoh adat. Haroa dimaknai sebagai upaya penyucian diri dan lingkungan dalam menyambut hari besar. Dalam konteks ini, haroa mencerminkan nilai spiritual kebersamaan dan persatuan masyarakat.
Dalam acara ini juga makanan yang disajikan disusun dalam dulang (nampan besar) untuk disantap bersama-sama dengan ribuan partisipan yang menambah hikmat solidaritas lintas sektor di Mubar. (Dyt/red)












