Nusawarta.id, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan transformasi ekonomi digital dengan menghadiri Kick-Off Festival ANTASARI 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Sabtu (24/1/2026).
Kehadiran Pemkab Tanah Bumbu dalam agenda strategis tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah daerah dalam mendukung perluasan digitalisasi sistem pembayaran serta penguatan ekosistem ekonomi digital di Kalimantan Selatan.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais. Kick-Off Festival ANTASARI 2026 secara resmi dibuka oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Gubernur Kalimantan Selatan, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, Dinansyah.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan instansi vertikal, pemerintah daerah se-Kalimantan Selatan, Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), serta mitra strategis yang terlibat dalam pengembangan sistem pembayaran digital.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa digitalisasi telah menjadi kebutuhan utama dalam mendorong efisiensi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Transformasi sistem pembayaran digital dinilai mampu meningkatkan produktivitas ekonomi sekaligus memperluas inklusi keuangan masyarakat. Sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030, Bank Indonesia terus memperkuat sistem pembayaran yang terintegrasi dan interoperable melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri, khususnya dalam perluasan akseptasi QRIS.
Capaian digitalisasi di Kalimantan Selatan menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Tahun 2025, seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Selatan telah masuk dalam kategori Pemda Digital.
Dari sisi transaksi ritel, hingga November 2025 tercatat sekitar 524 ribu merchant QRIS dengan jumlah pengguna mencapai 790 ribu orang. Sepanjang Januari hingga November 2025, volume transaksi QRIS menembus sekitar 59 juta transaksi, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai.
Festival ANTASARI 2026 merupakan penyelenggaraan ke-6 sejak pertama kali digelar pada 2021 dan akan berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026. Festival ini dirancang sebagai rangkaian kegiatan berkelanjutan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Kegiatannya meliputi kompetisi PJP dan TP2DD, Banua QRIStival, QRIS Jelajah Indonesia, hingga Pekan QRIS Nasional yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.
Selainmendorong akselerasi pembayaran digital, Bank Indonesia juga memastikan penguatan sistem pembayaran tunai melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026.
Melalui keterlibatan aktif dalam Festival ANTASARI 2026, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan dukungannya terhadap penguatan literasi digital, inklusi keuangan, serta peningkatan daya saing ekonomi daerah guna mewujudkan transformasi ekonomi digital Kalimantan Selatan yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan.












