Sopir Diduga Mengantuk, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Mobil Anggota DPR Gus Hilman di Tol Pasuruan–Probolinggo

  • Bagikan
Satlantas Polres Probolinggo Kota melakukan olah TKP usai kecelakaan mobil anggota DPR RI Gus Hilman di Tol Paspro, Sabtu (23/5/2026) sore. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Probolinggo — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo Kota menduga faktor kurang konsentrasi akibat mengantuk menjadi penyebab kecelakaan yang melibatkan mobil anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi atau yang akrab disapa Gus Hilman, di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Muhammad Taufik Rahadian, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kecelakaan yang terjadi di KM 834 Tol Pasuruan–Probolinggo, wilayah Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (23/5) sore.

“Diduga pengemudi kendaraan Toyota Innova kurang konsentrasi atau mengantuk sehingga tidak memperhatikan kendaraan yang berada di depannya,” ujar Taufik saat dikonfirmasi di Probolinggo, Minggu (24/5/2026).

Baca Juga : Edi Purwanto Desak KAI dan KCI Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pascakecelakaan Kereta di Bekasi

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan Toyota Innova yang dikemudikan Mahrus Ali membawa tiga penumpang, yakni Gus Hilman, Alex Anwaruh, dan Adinda Najwa. Mobil tersebut melaju dari arah Probolinggo menuju Pasuruan atau dari timur ke barat.

Saat melintas di lokasi kejadian, sopir diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan melaju tidak terkendali dan menabrak bagian belakang sebelah kanan sebuah dump truck yang tengah melaju di lajur kiri di depannya. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan mobil.

Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang yang berada di dalam kendaraan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), yang merupakan staf pendamping Gus Hilman.

Jenazah kedua korban telah dipulangkan ke Tangerang dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga  Khofifah Perkuat Diplomasi Ramadhan dengan Saudi Arabia

Meski dugaan penyebab kecelakaan mulai terungkap, polisi hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Menurut Taufik, penyidik masih melakukan pendalaman guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa dan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut sehingga belum ada penetapan tersangka,” katanya.

Baca Juga : DPRD DKI Desak Pemprov Percepat Penataan Kabel Semrawut di Jakarta

Sementara itu, Gus Hilman yang turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut mengalami luka-luka dan sempat menjalani operasi serta perawatan intensif di RS dr Soetomo, Surabaya. Berdasarkan informasi terbaru, kondisi anggota DPR RI tersebut dilaporkan telah melewati masa kritis dan terus mendapatkan penanganan medis dari tim dokter.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik dan konsentrasi saat berkendara, terutama ketika menempuh perjalanan jarak jauh di jalan tol yang membutuhkan kewaspadaan tinggi sepanjang perjalanan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *