Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Tetap Kompak, Tekankan Pentingnya Sinergi Penegak Hukum

  • Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri acara penyaluran KPR dan KUR di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Batang – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pesan khusus kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara akad massal 62.000 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo awalnya menyapa sejumlah pejabat negara yang hadir, mulai dari Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin, para menteri Kabinet Merah Putih, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

“Para Menteri Koordinator, para Menteri, Jaksa Agung, Panglima TNI,” ujar Prabowo.

Baca Juga : Koalisi Selamatkan Pendidikan Desak Pemerintah dan DPR Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan

Namun beberapa saat kemudian, Presiden kembali mengulang penyebutan pejabat yang hadir. Kali ini ia secara khusus menyebut Jaksa Agung dan Kapolri secara berurutan sambil menyampaikan harapannya agar kedua pimpinan lembaga penegak hukum tersebut selalu menjaga kedekatan.

“Saya, saya ulangi ya. Jaksa Agung, Kapolri. Selalu berdekatan. Baru Panglima TNI,” kata Prabowo yang disambut perhatian para tamu undangan.

Pernyataan Presiden tersebut dinilai sebagai penegasan pentingnya koordinasi antara Kejaksaan Agung dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta menjaga stabilitas keamanan nasional.

Pesan Prabowo juga sejalan dengan pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang sebelumnya menegaskan hubungan Kejaksaan Agung dan Polri tetap berjalan harmonis dan solid.

Hal itu disampaikan Burhanuddin usai menerima kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Senin (13/7/2026). Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan agenda rutin untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antarlembaga penegak hukum.

Baca Juga  Waka Komisi XII DPR RI Dukung Kejagung Usut Tuntas Kasus Pertamina

Burhanuddin menepis anggapan yang menyebut Kejaksaan dan Polri memiliki hubungan yang kurang harmonis. Ia menegaskan kedua institusi justru terus membangun sinergi dalam menjalankan tugas masing-masing.

“Teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini ada versus,” ujar Burhanuddin saat itu.

Ia juga mengungkapkan telah mengenal Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak lama, jauh sebelum keduanya dipercaya memimpin institusi masing-masing. Menurutnya, hubungan baik tersebut menjadi modal penting dalam membangun koordinasi yang efektif antara Kejaksaan Agung dan Polri.

Baca Juga : Ketua KPK: Korupsi Masih Jadi Ancaman Serius, Penjara Belum Beri Efek Jera

Burhanuddin menegaskan sinergi yang terjalin selama ini dilandasi komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum, memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, serta mendukung berbagai program strategis pemerintah.

Dengan pesan yang disampaikan Presiden Prabowo, pemerintah kembali menegaskan pentingnya soliditas antarlembaga penegak hukum sebagai fondasi dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat supremasi hukum, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *