Nusawarta.id – Insana Utara TTU. Dalam upaya menjaga kedaulatan wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Pos Wini, yang dipimpin oleh Serda Refaldi Afrileo Dinata, melaksanakan sosialisasi mengenai batas negara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL). Kegiatan ini berlangsung di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pada Sabtu (28/12/2024).
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya menjaga batas negara sebagai bagian dari kedaulatan bangsa. Dengan pendekatan persuasif dan edukatif, personel Satgas Pamtas menjelaskan secara langsung kepada warga mengenai aturan perbatasan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara.
Serda Refaldi menyampaikan kepada masyarakat bahwa menjaga batas negara adalah tanggung jawab bersama. “Kami berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga batas negara sebagai bagian dari kedaulatan bangsa. Kehadiran kami di sini tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendukung dan membantu masyarakat di sekitar wilayah perbatasan,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Salah satu warga, Bapak Antonius (42), menyatakan rasa terima kasih atas pembelajaran yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan pembelajaran yang diberikan. Kehadiran TNI memberikan rasa aman dan semakin mempererat hubungan kami dengan petugas perbatasan,” ungkapnya.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi ajang membangun hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat perbatasan. Dengan kehadiran Satgas Pamtas, warga diharapkan semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam menjaga integritas wilayah negara, sekaligus mendukung terciptanya suasana kondusif di perbatasan RI-RDTL.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY untuk menjalankan tugas pengamanan perbatasan secara profesional, sesuai amanat undang-undang, serta terus membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat setempat. (Red)












