Nusawarta.id, Banjarbaru – Suasana hangat dan penuh makna mewarnai pertemuan para tokoh penting Kabupaten Enrekang dalam agenda silaturahmi yang berlangsung di kediaman Guru Adam Syarkawi. Pertemuan yang berlangsung hari minggu (15/5/2025) ini menjadi wadah diskusi yang berfokus pada isu strategis pendidikan, khususnya pendidikan yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal Enrekang.
Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain Penjabat Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga, Ketua DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Dr. Ir. Subandi, MSc, serta tokoh daerah Andi Rustianto yang turut menyampaikan pandangannya.
Baca Juga Bupati Seluma Audiensi ke Wamen Transmigrasi, Bahas Penguatan Potensi Daerah
Diskusi berjalan dinamis dengan penekanan pada pentingnya pelestarian pendidikan berbasis budaya lokal sebagai identitas daerah yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Para peserta sepakat bahwa pendidikan di Enrekang perlu didorong agar tidak hanya adaptif terhadap perkembangan global, tetapi juga tetap kokoh pada fondasi nilai-nilai tradisional dan lokalitas yang membentuk karakter generasi muda.
Andi Rustianto dalam kesempatan itu menekankan perlunya dukungan kebijakan yang berpihak pada model pendidikan yang menggali potensi budaya lokal, sekaligus membuka ruang bagi kemajuan dan inovasi. Menurutnya, pendidikan tidak hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan jati diri dan moral masyarakat.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antar berbagai pemangku kepentingan dalam membangun pendidikan yang berakar kuat dan berwawasan luas, demi kemajuan sumber daya manusia di Kabupaten Enrekang. (Ma/Red)












