Bang Arul Atensi Guru Honor Swasta, Dorong Regulasi Gaji dari Pemkab Tanah Bumbu

  • Bagikan

Nusawarta.id, Batulicin Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, atau yang akrab disapa Bang Arul, memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan guru honorer di sekolah swasta dan madrasah. Ia menegaskan komitmennya untuk mencari solusi agar para guru non-PPPK di bawah naungan yayasan dapat menerima gaji dari pemerintah daerah, sebagaimana guru honorer di sekolah negeri.

Dalam rapat konsultasi publik penyusunan RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu 2025-2029 yang digelar di Batulicin pada Minggu (16/3/2025), Bang Arul menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk segera menelusuri regulasi yang memungkinkan hal ini. Ia juga meminta agar komunikasi dengan pemerintah pusat segera dilakukan guna memastikan kebijakan ini dapat direalisasikan.

Langkah ini menjadi penting mengingat adanya regulasi yang melarang pemerintah daerah membayar gaji tenaga honorer yang tidak terdaftar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemerintah pusat menegaskan bahwa pemerintah daerah yang masih menggaji tenaga honorer setelah batas waktu yang ditentukan dapat dikenai sanksi hukum.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 63 Tahun 2024, gaji guru honorer tidak lagi dapat dianggarkan melalui dana BOS apabila belum memenuhi syarat tertentu.

Dalam pemaparannya, Bang Arul menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak para guru honorer di sekolah dan madrasah swasta. Ia dengan tegas meminta Dinas Pendidikan segera mencari regulasi yang memungkinkan pemerintah daerah tetap memberikan honor kepada mereka.

“Tolong ini diperhatikan khusus. Cari regulasinya. Komunikasikan dengan Pemerintah Pusat. Kita susun regulasinya supaya kita tetap dapat memberikan gaji mereka. Saya beri waktu Dinas Pendidikan secepat-cepatnya,” tegas Bang Arul dalam arahannya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya tindakan cepat agar para guru tidak lagi merasa terabaikan. “Kalau tidak bisa hari ini, besok Senin. Kalau tidak sanggup, menghadap saya. Tapi insyaallah, dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan pasti ada solusinya,” tambahnya.

Baca Juga  Jelajahi Cita Rasa Tradisional di Festival Kuliner Batulicin Irigasi!

Langkah ini disambut baik oleh berbagai pihak, khususnya tenaga pendidik yang selama ini mengabdi di sekolah swasta dan madrasah dengan keterbatasan dukungan finansial. Upaya Bang Arul ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan guru dan mendukung pengembangan pendidikan di Tanah Bumbu secara lebih luas.

Kebijakan ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, membangun karakter generasi muda, serta memperkuat nilai spiritual di lingkungan sekolah. Dengan langkah konkret ini, harapan besar muncul bagi guru-guru honorer di Tanah Bumbu untuk mendapatkan apresiasi dan kesejahteraan yang lebih baik.

Dengan inisiatif ini, Bupati Bang Arul berharap dapat meningkatkan kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Tanah Bumbu, khususnya yang berada di bawah naungan yayasan sekolah atau madrasah swasta, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam mendidik generasi penerus bangsa. (San/Red)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *