Nusawarta.id, Amuntai – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Sahrujani, meninjau langsung kondisi banjir yang melanda wilayah RT 01 Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Rabu. Dalam kunjungan tersebut, Bupati tidak hanya memantau kondisi lapangan, tetapi juga berdialog dengan warga serta menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak.
Sebanyak 34 paket sembako disalurkan kepada warga yang rumahnya terendam banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama banjir masih berlangsung.
Bupati HSU Sahrujani menyampaikan keprihatinannya atas kondisi banjir yang kembali terjadi dan berdampak langsung pada aktivitas serta kehidupan warga. Ia mengakui bahwa banjir merupakan persoalan yang hampir setiap tahun dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah HSU.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Sahrujani.
Ia menegaskan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, khususnya di saat terjadi bencana. Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus melakukan upaya penanganan dan mitigasi agar dampak banjir dapat diminimalkan.
Sementara itu, Ketua RT 01 Kelurahan Murung Sari, Rizki Prihidayat, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten HSU atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya. Ia menyebutkan banjir telah melanda wilayah tersebut selama kurang lebih dua minggu terakhir.
“Air sempat naik hingga merendam langgar Al-Muhajirin. Hampir satu minggu warga tidak bisa melaksanakan shalat di langgar dan terpaksa beribadah di rumah masing-masing,” ungkap Rizki.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati HSU juga menyempatkan diri berdialog dengan warga untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi masyarakat. Ia memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan warga tetap terjaga selama banjir berlangsung.
Pemerintah Kabupaten HSU melalui instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi dampak lanjutan akibat banjir. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap terpenuhi.












