Gibran Lepas Kepulangan Dua Siswi Karo Terduga Korban MBG dari RSCM

  • Bagikan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melepas kepulangan Agnesia Paruliana Silitonga dan Febiona Purba yang merupakan siswi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Karo setelah selesai menjalani perawatan medis di RSCM Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Foto: BPMI Sekretariat Wakil Presiden/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melepas kepulangan dua siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Agnesia dan Febiona, setelah keduanya menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Gibran mengatakan kedua siswi tersebut telah dinyatakan dalam kondisi baik oleh tim dokter RSCM dan diperbolehkan kembali ke daerah asal.

“Alhamdulillah, hari ini Agnesia dan Febiona telah dinyatakan dalam kondisi baik dan diperbolehkan pulang oleh tim dokter RSCM,” kata Gibran dalam keterangan yang disiarkan BPMI Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Jumat.

Baca Juga : Prabowo Akan Gelar Ratas Bahas Pendidikan Negeri Gratis hingga Universitas

Kedua siswi sebelumnya menjalani perawatan di RSCM setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo.

Gibran sebelumnya meminta agar keduanya dirujuk ke RSCM setelah melihat langsung kondisi mereka saat menjalani perawatan di Berastagi, Kabupaten Karo.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan rujukan ke Jakarta dilakukan untuk mendapatkan penanganan medis dan psikologis lebih lanjut. Sebelum dirujuk, kedua siswi telah mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan di daerah.

Selama berada di RSCM, Agnesia dan Febiona mendapat penanganan dari tim dokter spesialis yang dikoordinasikan Kementerian Kesehatan. Tim tersebut melibatkan dokter spesialis anak, neurologi, psikiatri anak, serta penyakit dalam.

Baca Juga : SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu 1 di Selat Sunda

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim dokter RSCM menyatakan tidak menemukan gangguan fungsi otak pada kedua pasien. Kondisi keduanya juga dinilai memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Sumatera Utara.

Gibran menyampaikan apresiasi kepada tim medis RSCM, Kementerian Kesehatan, serta Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan penanganan selama kedua siswi menjalani perawatan.

Baca Juga  Akademisi Sebut Permohonan JC Tersangka Korupsi MBG Salah Kaprah, Sony Diminta Ungkap Fakta

Keduanya dijadwalkan kembali ke Sumatera Utara pada Jumat siang. Meski telah diperbolehkan pulang, Agnesia dan Febiona diminta tetap menjalani kontrol kesehatan sesuai arahan tim dokter.

“Untuk Agnesia dan Febiona, selamat kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas di sekolah. Semoga selalu sehat dan bisa terus belajar untuk meraih cita-cita,” ujar Gibran.

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *