Nusawarta.id, Sumedang – Pelaksanaan Retret Kepala Daerah Gelombang II di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dinilai mampu memperkuat kesepahaman persepsi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini menjadi kunci penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program prioritas yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menegaskan pentingnya sinergi tersebut. Ia memberi contoh program sekolah rakyat yang membutuhkan dukungan kepala daerah dalam penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah permanen. Selain itu, program seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih juga memerlukan peran aktif pemerintah daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Qodari mengingatkan bahwa perhatian Presiden Prabowo sangat besar terhadap kesejahteraan rakyat, tercermin dari program-program seperti penyediaan tiga juta rumah dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang fokus pada kebutuhan rakyat kecil. “Semuanya berpihak kepada rakyat dan peran kepala daerah sangat penting dalam menyukseskan program-program ini,” ujarnya.
Baca Juga Menkop Budi Harap Kepala Daerah Hidupkan Kopdeskel untuk Wujudkan Keadilan Sosial
Selain itu, forum retret juga menghadirkan Deputi Bidang Koordinasi Informasi dan Evaluasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Fritz Edward Siregar, yang membekali kepala daerah dengan keterampilan komunikasi kebijakan yang efektif dan efisien. Fritz menekankan pentingnya kemampuan kepala daerah dalam menyampaikan kebijakan secara jelas kepada publik serta melakukan monitoring pemberitaan untuk menangani kritik dan disinformasi secara tepat.
“Kami berharap kepala daerah mampu tampil ke publik dengan informasi yang akurat dan andal, serta melakukan klarifikasi jika diperlukan,” tambah Fritz.
Ia juga mengapresiasi interaksi positif antarkepala daerah selama retret yang menurutnya menjadi modal penting dalam menjalankan pemerintahan daerah dengan lebih baik. “Interaksi ini sangat baik untuk mereka dalam memimpin daerah masing-masing,” pungkasnya.
Pelaksanaan Retret Gelombang II yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor ini diharapkan terus mendorong sinergi dan komunikasi yang solid antara pusat dan daerah demi percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (Fikri/Red).












